BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — ENTREV mengajak masyarakat luas berperan aktif mendukung percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih dan berkelanjutan di Indonesia.
Ajakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transisi energi di sektor transportasi, yang dinilai krusial untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara.
Sektor transportasi memiliki kontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca.
Karena itu, percepatan adopsi kendaraan listrik dipandang sebagai langkah strategis untuk membangun sistem mobilitas yang lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan.
Berdasarkan data Korlantas Polri, hingga Januari 2026 jumlah KBLBB di Indonesia telah mencapai 385.881 unit.
Angka tersebut terdiri dari 228.427 sepeda motor listrik, 155.493 mobil listrik, 679 bus listrik, 783 mobil barang, serta 86 kendaraan khusus.
Data ini menunjukkan pertumbuhan signifikan adopsi kendaraan listrik, khususnya pada moda transportasi harian yang dekat dengan aktivitas masyarakat.
National Project Manager ENTREV, Nasrullah Salim, menyatakan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia didorong oleh manfaat nyata yang dirasakan pengguna.
Manfaat tersebut meliputi penurunan emisi gas rumah kaca, pengurangan polusi udara perkotaan, serta efisiensi biaya operasional bagi masyarakat.
Menurut Nasrullah, kendaraan listrik bukan sekadar inovasi teknologi.
Lebih dari itu, kendaraan listrik merupakan bagian dari transformasi gaya hidup dan sistem transportasi yang lebih sehat bagi masyarakat luas.
ENTREV juga berperan aktif mendampingi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kesiapan ekosistem kendaraan listrik.
Pendampingan dilakukan melalui penguatan regulasi, peningkatan kapasitas pemangku kepentingan, serta fasilitasi dialog antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Nasrullah menegaskan percepatan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang solid.
Pemerintah berperan dalam menyiapkan arah kebijakan, BUMN dan swasta menghadirkan inovasi serta investasi, sementara masyarakat menjadi penggerak utama perubahan.
Melalui berbagai programnya, ENTREV terus mendorong pemanfaatan kendaraan listrik sebagai bagian dari solusi mobilitas berkelanjutan.
Upaya ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan sistem transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga minim dampak lingkungan dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.











