BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah harga energi yang fluktuatif, efisiensi bahan bakar menjadi perhatian utama pengguna kendaraan. Namun, hemat BBM tak hanya bergantung pada jenis kendaraan, melainkan juga kondisi mesin dan gaya berkendara.
Pembalap reli Indonesia, Rifat Sungkar, membagikan sejumlah tips sederhana untuk menekan konsumsi bahan bakar. Menurutnya, ada dua faktor utama: kondisi kendaraan dan perilaku pengemudi.
Berikut lima tips penting yang bisa diterapkan:
1. Pastikan Mesin dalam Kondisi Optimal
Performa mesin sangat menentukan efisiensi bahan bakar. Mesin yang sehat akan bekerja lebih ringan dan hemat.
Rifat menyarankan untuk:
- Menggunakan pelumas yang sesuai
- Servis injektor secara berkala
- Menjaga kebersihan fuel filter
- Memastikan sistem pengapian (busi) optimal
“Mesin yang sudah tidak optimal pasti membuat konsumsi bensin berbeda,” ujarnya.
2. Hindari Gaya Berkendara Agresif
Kebiasaan rem-gas berulang atau berkendara terlalu dekat dengan kendaraan lain membuat BBM cepat habis.
Gaya berkendara yang disarankan:
- Halus dan mengalir (flowing)
- Menjaga jarak aman
- Menghindari pola stop-and-go berlebihan
3. Jaga RPM Tetap Rendah
Prinsip dasar efisiensi adalah menjaga putaran mesin (RPM) serendah mungkin dengan kecepatan optimal.
“Bukan gaspol, tapi kecepatan tinggi di RPM rendah,” jelas Rifat.
Untuk mobil otomatis:
- Manfaatkan mode eco
- Biarkan sistem transmisi mencari titik efisiensi terbaik
4. Gunakan Gigi Secara Tepat (Mobil Manual)
Penggunaan gigi yang tidak tepat bisa membuat BBM boros.
Tipsnya:
- Gunakan gigi lebih tinggi saat memungkinkan
- Hindari RPM tinggi di gigi rendah
“Harus ada penyesuaian, jangan ditahan di gigi rendah,” kata Rifat.
5. Ubah Mindset Berkendara
Efisiensi bukan hanya teknik, tapi juga pola pikir. Mengemudi hemat berarti rela mengorbankan sedikit performa demi penghematan energi.
Konsumsi BBM Harian Masih Wajar
Rifat juga menjelaskan bahwa kapasitas tangki kendaraan sudah dirancang sesuai kebutuhan harian:
- Motor: 3–7 liter (±0,5–1 liter/hari untuk 20–30 km)
- Mobil: 35–60 liter (±3–5 liter/hari untuk 30–50 km)
Artinya, dalam penggunaan normal, satu kali isi penuh cukup untuk beberapa hari tanpa perlu sering mengisi ulang.
Dengan perawatan kendaraan yang tepat dan gaya berkendara yang bijak, efisiensi BBM bisa dicapai dengan mudah. Selain menghemat biaya, langkah ini juga mendukung penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.
Tag: hemat BBM, tips berkendara, Rifat Sungkar, efisiensi bahan bakar, otomotif Indonesia









