Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Google Hadirkan Ask Maps di Indonesia, Mudahkan Cari Hidden Gems

4
×

Google Hadirkan Ask Maps di Indonesia, Mudahkan Cari Hidden Gems

Sebarkan artikel ini
Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Ask Maps kini hadir di Indonesia. Mengusung semangat “Jelajah Nusantara, Lebih Dekat”, Ask Maps menjadi salah satu inovasi signifikan Google Maps dalam lebih dari satu dekade terakhir. Fitur konversasional berbasis Gemini AI ini dirancang untuk menjadi pemandu andalan bagi pengguna yang dapat mempermudah mobilitas harian serta membantu masyarakat menemukan hidden gems, gang-gang estetik, warung UMKM legendaris, hingga cagar budaya di berbagai sudut Nusantara.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Google menghadirkan fitur Ask Maps di Indonesia bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi berbagai lokasi, termasuk hidden gems, UMKM, hingga destinasi bersejarah dengan cara berinteraksi melalui percakapan.

Mengusung tema “Jelajah Nusantara, Lebih Dekat”, Ask Maps memanfaatkan teknologi Gemini AI dan data lokasi Google Maps untuk membantu pengguna mencari informasi sekaligus merencanakan perjalanan.

Fitur ini dapat digunakan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Google juga menyatakan dukungan terhadap sejumlah bahasa lokal lainnya akan tersedia secara bertahap dalam beberapa pekan mendatang.

Ask Maps dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna mulai dari mencari tempat untuk bertemu, menyusun rute perjalanan akhir pekan, hingga menemukan alternatif perjalanan ketika terjadi kemacetan.

Salah satu kemampuan yang ditawarkan adalah informasi transportasi secara real-time. Melalui fitur live transit board, pengguna dapat meminta informasi perjalanan menggunakan transportasi umum, termasuk jadwal dan pemberitahuan keterlambatan.

Baca Juga :   Indonesia Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar

Misalnya, pengguna dapat bertanya, “Bagaimana cara menuju Kota Tua Jakarta dari Bandara Soekarno-Hatta? Kapan jadwal kereta berikutnya?” Ask Maps kemudian memberikan pilihan perjalanan beserta informasi terkait kondisi transportasi terkini.

Pengguna kendaraan pribadi juga dapat memperoleh informasi mengenai gangguan jalan maupun insiden lalu lintas yang berpotensi memengaruhi perjalanan.

Terhubung dengan Gmail

Ask Maps juga dibekali kemampuan Personal Intelligence yang memungkinkan layanan memahami konteks perjalanan pengguna. Untuk fitur ini, pengguna dapat menghubungkan akun Gmail dan, nantinya, Google Calendar.

Dengan izin pengguna, Ask Maps dapat memahami informasi seperti reservasi hotel atau tiket penerbangan. Pengguna kemudian bisa meminta rekomendasi aktivitas di sekitar lokasi penginapan tanpa harus menjelaskan kembali seluruh rencana perjalanan.

Sebagai contoh, pengguna dapat bertanya mengenai kegiatan yang bisa dilakukan di sekitar hotel sebelum penerbangan keesokan harinya. Ask Maps dapat memberikan rekomendasi lokasi sekaligus memperhitungkan waktu perjalanan menuju bandara.

Baca Juga :   Tencent Luncurkan Peningkatan AI Terbaru, Inovasi Eksklusif, dan Solusi Global

Selain itu, Ask Maps dapat mengingat percakapan sebelumnya apabila pengguna mengaktifkan pengaturan riwayat. Dengan demikian, pengguna dapat melanjutkan pembahasan atau rencana perjalanan tanpa harus mengulangi pertanyaan dari awal.

Dari sisi privasi, Google menyatakan pengguna tetap memiliki kendali atas aplikasi yang ingin dihubungkan dengan Ask Maps. Opsi untuk menghubungkan aplikasi seperti Gmail dinonaktifkan secara default.

Cari Hidden Gems hingga Kuliner Legendaris

Kehadiran Ask Maps juga dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi destinasi lokal selama periode libur panjang Agustus.

Pengguna, misalnya, dapat meminta rekomendasi warung makan legendaris, tempat wisata sejarah, kafe untuk bekerja, hingga rute perjalanan yang menyesuaikan kondisi lalu lintas.

Untuk pencarian kuliner, pengguna dapat memberikan kriteria secara spesifik, seperti mencari warung soto di Yogyakarta yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun dan buka sejak pagi.

Baca Juga :   Riset bolttech: Kesenjangan Keamanan Siber RI Tertinggi di Asia Pasifik

Ask Maps juga dapat digunakan untuk menyusun rute wisata sejarah di kawasan Kota Tua Jakarta atau mencari kafe yang tenang di sekitar stasiun MRT dengan fasilitas pendukung untuk work from cafe.

Bagi pengguna yang melakukan perjalanan ke luar kota, fitur Personal Intelligence dapat membantu menghubungkan rekomendasi lokasi dengan konteks perjalanan, seperti hotel dan jadwal penerbangan.

Sementara untuk pengguna sepeda motor, Ask Maps dapat dimanfaatkan untuk mencari rute sunmori dengan pemandangan menarik sekaligus mempertimbangkan kondisi lalu lintas.

Google berharap kehadiran Ask Maps tidak hanya membantu mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pengguna menemukan destinasi lokal dan pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan menggabungkan teknologi percakapan Gemini AI dan informasi lokasi yang diperbarui, Ask Maps menjadi salah satu pengembangan Google Maps untuk membantu pengguna mencari informasi dan merencanakan perjalanan secara lebih kontekstual.