Scroll untuk baca artikel
Luar Negeri

Andalkan Drakor When Life Gives You Tangerines untuk Tarik Wisatawan ke Pulau Jeju

32
×

Andalkan Drakor When Life Gives You Tangerines untuk Tarik Wisatawan ke Pulau Jeju

Sebarkan artikel ini
K-drama "When Life Gives You Tangerines", yang sebagian besar pengambilan gambarnya dilakukan di pulau Jeju

BISNISIASIA.CO.ID, KOREA – Dengan menurunnya jumlah wisatawan domestik, Pulau Jeju kini melirik industri hiburan sebagai upaya untuk kembali menarik pengunjung.

Salah satu strategi utama adalah memanfaatkan popularitas K-drama “When Life Gives You Tangerines”, yang sebagian besar pengambilan gambarnya dilakukan di pulau tersebut.

Serial original Netflix yang tayang perdana pada 7 Maret 2025 ini telah menjadi sensasi global, masuk dalam peringkat 5 besar tayangan televisi terpopuler Netflix secara global, menurut FlixPatrol per 18 Maret.

Drama ini juga menjadi yang paling banyak ditonton di sembilan negara, termasuk Korea Selatan, Vietnam, Thailand, Taiwan, dan Filipina.

“When Life Gives You Tangerines” mengikuti kisah Oh Ae-sun (diperankan oleh IU), seorang wanita pemberani dan cerdas yang lahir di Jeju, serta Yang Gwan-sik (diperankan oleh Park Bo-gum), seorang pria kuat namun naif.

Baca Juga :   Peking University HSBC Business School Rayakan Hari Jadi Ke-20

Berlatar belakang empat musim di Pulau Jeju, serial ini sukses menampilkan keindahan alam yang menawan dan keunikan budaya setempat.

Beberapa lokasi ikonik yang muncul dalam serial ini kini mulai menarik perhatian wisatawan Pantai Gimnyeong Seongsegi – tempat Ae-sun kecil menunggu ibunya yang menyelam mencari abalon di laut biru kobalt, Seongsan Ilchulbong – kawah vulkanik Warisan Dunia UNESCO yang menjadi lokasi adegan ritual 3.000 sujud yang dilakukan Ae-sun.

Penurunan Jumlah Wisatawan Domestik

Jeju pernah menjadi tujuan utama wisata domestik Korea Selatan, terutama sebagai destinasi bulan madu pada era 1980-an, tempat liburan favorit pada awal 2000-an, hingga menjadi pelarian selama pandemi Covid-19.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan Korea ke Jeju mengalami penurunan drastis 2022: 13,8 juta pengunjung, 2023: 12,66 juta pengunjung,  2024: 11,86 juta pengunjung

Baca Juga :   Huawei dan IUCN Luncurkan Program Tech4Nature yang Melestarikan Terumbu Karang di Kenya 

Faktor utama yang menyebabkan penurunan ini antara lain: Minat wisatawan Korea yang beralih ke Jepang, Tiongkok, dan Asia Tenggara, berkurangnya jumlah penerbangan domestik ke Jeju dari 171.754 penerbangan pada 2022 menjadi 156.533 pada 2024, keluhan atas layanan yang buruk, harga yang terlalu mahal, dan meningkatnya tingkat kriminalitas yang melibatkan wisatawan.

Strategi Revitalisasi Pariwisata Jeju

Pemerintah Provinsi Jeju telah menyusun berbagai langkah untuk kembali menarik wisatawan. Salah satu upaya utama adalah kampanye wisata musim semi yang akan berlangsung dari 28 Maret hingga 6 April 2025.

Kampanye ini mencakup festival budaya di tengah bunga sakura dan ladang canola yang sedang bermekaran, tur lokasi syuting “When Life Gives You Tangerines”, termasuk kebun jeruk, lumba-lumba Indo-Pasifik, dan hamparan bunga kamelia, undian berhadiah tiket pesawat ke Jeju bagi wisatawan yang mengikuti program perjalanan.

Baca Juga :   Lebih 1,43 Juta Wisatawan Kunjungi Linhai dalam Sepekan

“Sejak drama ini dirilis, jumlah pertanyaan terkait perjalanan ke Jeju meningkat signifikan. Kami optimistis ini akan berdampak positif pada jumlah wisatawan, khususnya dari luar negeri,” ujar seorang pejabat industri pariwisata.

Kim Yang-bo, Direktur Budaya, Olahraga, dan Pendidikan Jeju, juga berharap bahwa kesuksesan global drama ini dapat memperkenalkan keindahan alam dan budaya Jeju ke dunia internasional.

Dengan popularitas K-drama yang semakin mendunia, mampukah strategi ini membalikkan tren penurunan wisata ke Jeju? Waktu yang akan menjawab. (The Korea Times)