BISNISASIA.CO,ID, TAIPEI – Acer Medical baru saja melansir perangkat lunak pemeriksaan mata yang didukung kecerdasan buatan (AI), VeriSee Diabetic Retinopathy dan VeriSee Age-Related Macular Degeneration.
Kedua inovasi tersebut akan dipamerkan Acer Medical di Kongres Tahunan Malaysian Ophthalmology Society (MSO).
Dengan demikian, Acer Medical menghadirkan teknologi pemeriksaan kesehatan AI yang canggih untuk ahli oftalmologi di Malaysia.
Berkolaborasi dengan Intel, Acer Medical memajukan solusi citra medis yang didukung AI dengan mempercepat inferensi AI dan mengoptimalkan penggunaan sarana kerja dengan teknologi OpenVINO™ yang memakai prosesor Intel® Core™ Ultra.
OpenVINO™ adalah sarana pengembangan perangkat lunak sumber terbuka yang mengoptimalkan dan memanfaatkan model deep learning.
Lebih lagi, OpenVINO™ mempersingkat pengembangan perangkat lunak dengan memudahkan implementasi kode pemrograman dan mempercepat skalabilitas, serta meningkatkan efisiensi solusi AI.
Lewat kolaborasi ini, solusi AI medis canggih dapat diterapkan pada seluruh jenjang institusi medis untuk mengolah citra retina berwarna secara langsung.
Dengan demikian, solusi tersebut semakin mudah diakses sekaligus meningkatkan efisiensi diagnostik dan akurasi.
Lonjakan Prevalensi Diabetes dan Penuaan Penduduk di Malaysia Mendorong Pemanfaatan Solusi Oftalmologi AI
Menurut data Malaysian Medical Device Authority (MDA), Malaysia memiliki prevalensi diabetes tertinggi di Asia Tenggara.
Sebanyak 18,3% penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun menderita diabetes. Artinya, sekitar satu dari lima warga Malaysia merupakan penderita diabetes.
Sejalan dengan penuaan penduduk, komplikasi penyakit diabetes, termasuk retinopati diabetes, juga diperkirakan meningkat.
Porsi penduduk yang bertambah tua di Malaysia kian bertambah banyak, dan warga berusia di atas 65 tahun diproyeksikan mencapai 15,3%* dari populasi Malaysia pada 2040.
Maka, degenerasi makula akibat penuaan telah menjadi penyebab gangguan penglihatan terbanyak di kalangan lansia. Tren ini pun membutuhkan deteksi dini dan perawatan mata preventif.
Acer Medical berkolaborasi dengan sejumlah rumah sakit dan klinik di Malaysia untuk mengevaluasi solusi medis AI demi meningkatkan akurasi dan efisiensi diagnostik.
Perangkat lunak pemeriksaan mata VeriSee AI mengkaji citra fundus berwarna dalam hitungan detik sehingga menghasilkan deteksi retinopati diabetes dan degenerasi makula akibat penuaan yang sangat akurat.
Teknologi pemeriksaan mata yang didukung AI mampu meningkatkan efisiensi medis, mempercepat diagnosis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta menjaga ketepatan waktu dalam rekomendasi perawatan medis.
Intel® OpenVINO™ Meningkatkan Kinerja dan Aksesibilitas AI di Fasilitas Kesehatan
Guna menjamin kelancaran penggunaan solusi medis AI di fasilitas kesehatan, Acer Medical bermitra dengan Intel untuk menawarkan program uji coba solusi AI seri VeriSee dengan teknologi OpenVINO™ yang terpasang di laptop yang memakai prosesor Intel® Core™ Ultra.
Kolaborasi ini tengah berlangsung di sejumlah rumah sakit terkemuka, seperti Universiti Malaysia Sabah Hospital (HUMS) dan International Medical University (IMU) Hospital.
OpenVINO™ mempercepat inferensi AI dengan latensi yang lebih rendah, serta pemrosesan yang lebih tinggi sekaligus menjaga akurasi.
Maka, citra medis dianalisis secara langsung untuk tenaga kesehatan agar keputusan diambil dengan lebih akurat. Kolaborasi ini turut mengoptimalkan solusi alur kerja VeriSee AI, termasuk efisiensi pemrosesan dan diagnostik.
Memperluas Kehadiran Solusi Layanan Kesehatan AI di Asia Tenggara
Solusi VeriSee AI dari Acer Medical telah digunakan berbagai institusi medis ternama di dunia, serta telah memiliki izin resmi di Thailand, Indonesia, dan Filipina.
Acer Medical juga berkomitmen meningkatkan solusi medis yang didukung AI lewat kolaborasi yang terjalin dengan institusi kesehatan di pasar lokal.
Dalam beberapa tahun mendatang, Acer Medical ingin memperluas jangkauan solusi medis AI, mengoptimalkan alokasi sarana kerja medis, serta meningkatkan mutu deteksi dini melalui kolaborasi strategis dan inovasi berkelanjutan dalam teknologi kesehatan AI.