BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Memasuki dunia perkuliahan berarti mahasiswa harus beradaptasi dengan mobilitas yang lebih luas, mulai dari perjalanan ke kampus, kegiatan organisasi, hingga aktivitas di luar lingkungan akademik. Kondisi tersebut membuat pemahaman mengenai keselamatan berkendara menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa baru.
Melalui program Drive Your Future Phase 2, inDrive Indonesia membawa edukasi keselamatan berkendara ke lingkungan perguruan tinggi dengan menyasar mahasiswa baru. Bandung menjadi kota pertama pelaksanaan fase kedua program tersebut, melalui kunjungan ke Telkom University dan Universitas Padjadjaran (Unpad) pada 1 Oktober 2026.
Ratusan mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup edukasi mengenai keselamatan berkendara sekaligus pengenalan inDrive sebagai salah satu pilihan mobilitas untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari Drive Your Future Phase 1 yang sebelumnya menyasar pelajar SMA dan SMK di Jawa Barat. Jika fase pertama berfokus pada pelajar, fase kedua memperluas sasaran ke mahasiswa yang mulai menjalani aktivitas dengan tingkat mobilitas lebih tinggi di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, inDrive memberikan safety briefing yang mencakup pentingnya memahami aturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta memperhatikan kondisi sekitar ketika menggunakan kendaraan.
Edukasi tersebut diarahkan untuk mendorong mahasiswa membangun kebiasaan berkendara yang aman dan bertanggung jawab, baik ketika menggunakan kendaraan pribadi maupun layanan mobilitas.
inDrive Buka Program Student Ambassador
Selain edukasi keselamatan, Drive Your Future Phase 2 juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat lebih jauh melalui program inDrive Student Ambassador di setiap kampus yang dikunjungi.
Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk ikut membangun budaya keselamatan berkendara di lingkungan kampus. Mahasiswa terpilih akan menjadi perwakilan di kampus sekaligus membantu menyampaikan pesan mengenai keselamatan berkendara dan mobilitas yang bertanggung jawab kepada komunitas mahasiswa.
Para ambassador juga akan terlibat dalam berbagai aktivitas kampanye dan edukasi yang berkaitan dengan keselamatan berkendara serta mobilitas di lingkungan kampus.
Country Manager inDrive Indonesia Rio Aristo mengatakan mahasiswa tidak hanya menjadi peserta dalam program tersebut, tetapi juga berpeluang mengambil peran sebagai bagian dari gerakan keselamatan berkendara.
“Memasuki dunia perkuliahan berarti teman-teman mahasiswa akan memiliki mobilitas yang semakin luas. Karena itu, kami ingin mengajak mereka untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari setiap perjalanan. Melalui Drive Your Future, kami tidak hanya memperkenalkan inDrive, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk membangun kebiasaan berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” ujar Rio.
Menurut dia, mahasiswa yang terpilih sebagai Student Ambassador juga diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan pesan keselamatan berkendara sekaligus memperkenalkan inDrive kepada mahasiswa lainnya.
“Mahasiswa bukan hanya peserta dalam program ini, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan untuk menciptakan kebiasaan berkendara yang lebih aman. Kami berharap para ambassador yang terpilih nantinya dapat membawa pesan ini lebih jauh kepada komunitas mereka dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Dilanjutkan ke Garut dan Purwakarta
Program Drive Your Future Phase 2 tidak berhenti di Bandung. Setelah mengunjungi Telkom University dan Universitas Padjadjaran, rangkaian kegiatan tersebut akan dilanjutkan ke sejumlah perguruan tinggi di Garut dan Purwakarta.
Perluasan program ke lingkungan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya inDrive untuk menjangkau generasi muda dengan edukasi mengenai keselamatan berkendara pada fase ketika kebutuhan mobilitas mereka mulai meningkat.
Melalui kegiatan tersebut, inDrive berharap pesan mengenai keselamatan dan tanggung jawab dalam berkendara dapat menjadi bagian dari kebiasaan mahasiswa dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus memperkenalkan pilihan mobilitas yang tersedia bagi mereka.











