BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA — Google Translate genap berusia 20 tahun pada 2026. Dalam dua dekade, layanan ini berevolusi dari eksperimen kecil menjadi alat penting yang digunakan miliaran orang untuk berkomunikasi lintas bahasa.
VP Product Search Rose Yao menyebut pengembangan Translate terus berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
“Dari sekadar eksperimen, kini Translate membantu jutaan orang setiap hari, mulai dari traveling hingga belajar bahasa baru,” ujarnya.
Fitur Baru: Latihan Pelafalan Berbasis AI
Dalam perayaan 20 tahun, Google menghadirkan fitur pronunciation practice di Android. Fitur ini memungkinkan pengguna melatih pelafalan dengan umpan balik instan berbasis AI.
Selain itu, tersedia fitur “Ask” dan “Understand” untuk memberikan konteks tambahan serta alternatif terjemahan.
Didukung AI hingga Model Gemini
Sejak awal, Translate telah menggunakan machine learning, yang kemudian berkembang pesat dengan adopsi neural network pada 2016. Kini, teknologi tersebut diperkuat dengan model AI terbaru seperti Gemini.
Melalui Gemini, Translate mampu menghadirkan percakapan real-time yang lebih natural, termasuk memahami konteks, idiom, hingga bahasa gaul.
Jangkauan Global Kian Luas
Saat ini, Translate mendukung hampir 250 bahasa dan mencakup sekitar 95% populasi dunia. Setiap bulan:
- Lebih dari 1 miliar pengguna menggunakan layanan ini
- Sekitar 1 triliun kata diterjemahkan
Penggunaan juga meluas ke berbagai layanan seperti Search, Lens, hingga Circle to Search.
Fitur Andalan untuk Aktivitas Sehari-hari
Sejumlah fitur yang semakin populer di antaranya:
- Terjemahan real-time melalui headphone
- Terjemahan visual menggunakan kamera lewat Google Lens
- Mode offline untuk penggunaan tanpa internet
Bahkan, Translate kini juga dimanfaatkan untuk memahami emoji hingga bahasa gaul generasi muda.
Alat Belajar Bahasa dan Penghubung Budaya
Sekitar sepertiga pengguna memanfaatkan Translate untuk belajar bahasa baru. AI juga memungkinkan pengalaman belajar yang lebih personal dan adaptif.
Selain itu, Translate membantu pengguna mengikuti momen global, seperti memahami lirik konser atau pidato internasional secara real-time.
Bahasa dan Frasa Populer
Pasangan bahasa yang paling sering digunakan antara lain Inggris–Spanyol, Inggris–Indonesia, hingga Inggris–Hindi.
Sementara itu, frasa yang paling sering diterjemahkan tetap sederhana dan universal, seperti:
- “Thank you”
- “How are you?”
- “I love you”
Transformasi Komunikasi Global
Perkembangan Google Translate menunjukkan bahwa teknologi bahasa tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi fondasi komunikasi global.
Ke depan, integrasi AI diperkirakan akan semakin memperkecil hambatan bahasa, sekaligus memperkuat koneksi antarindividu di seluruh dunia.











