Scroll untuk baca artikel
Industri

Semen Merah Putih Uji MPTree, Inovasi Mikroalga Serap Karbon

2
×

Semen Merah Putih Uji MPTree, Inovasi Mikroalga Serap Karbon

Sebarkan artikel ini
Semen Merah Putih Uji MPTree, Inovasi Mikroalga Serap Karbon

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Cemindo Gemilang Tbk (Semen Merah Putih) menguji coba prototipe MPTree, teknologi berbasis mikroalga yang dirancang untuk menyerap karbon dioksida (CO₂) di kawasan padat aktivitas.

Uji coba dilakukan di fasilitas Beton Merah Putih di Jatiasih, Bekasi, sebagai bagian dari pengembangan solusi rendah karbon berbasis sains dan terukur.

MPTree merupakan sistem photobioreactor yang memanfaatkan mikroalga untuk menyerap CO₂ melalui proses fotosintesis dalam ruang tertutup. Teknologi ini dikembangkan bersama AlgaePark Indonesia dan dirancang agar dapat diaplikasikan di kawasan perkotaan maupun industri dengan keterbatasan ruang terbuka hijau.

Dalam pengujian awal, MPTree menunjukkan kapasitas penyerapan karbon setara sekitar delapan pohon, dengan target pengembangan hingga setara 16 pohon. Data tersebut masih akan divalidasi melalui pengujian lanjutan di kondisi operasional nyata.

Baca Juga :   Raih Peringkat Pertama PSPE Cubadak Panti, PGE Perkuat Energi Panas Bumi

Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, menyatakan bahwa inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi keberlanjutan yang dapat diuji secara nyata.

“MPTree adalah langkah konkret dalam mengembangkan solusi rendah karbon yang relevan dengan kebutuhan ruang perkotaan saat ini,” ujarnya.

Efisiensi Ruang dan Teknologi Terintegrasi

Sebagai prototipe untuk kawasan padat aktivitas, MPTree dirancang dengan pendekatan efisiensi ruang dan ketahanan operasional. Unit ini memiliki dimensi relatif ringkas dengan struktur modular berbahan baja serta dilengkapi kaca laminasi untuk memastikan keamanan dan stabilitas.

Sistem fotobioreaktor memiliki volume efektif sekitar 300 liter yang memungkinkan proses fotosintesis mikroalga berlangsung optimal. Seluruh unit dilapisi material aluminium komposit yang tahan terhadap korosi dan mendukung penggunaan jangka panjang.

Baca Juga :   SERMATEC Lansir Sistem Penyimpanan Energi 5,1MW/17,8MWh di Bulgaria

Selain itu, MPTree didukung sistem tenaga hybrid yang menggabungkan panel surya dan listrik PLN, sehingga dapat beroperasi selama 24 jam. Teknologi Internet of Things (IoT) juga diintegrasikan untuk memantau parameter seperti kadar CO₂ dan O₂, suhu, serta pH secara real-time.

Solusi untuk Tantangan Kualitas Udara

Kualitas udara di kawasan perkotaan dan industri menjadi tantangan yang semakin kompleks, terutama dengan terbatasnya ruang hijau. Dalam konteks tersebut, MPTree hadir sebagai alternatif yang efisien secara ruang dengan potensi penyerapan karbon yang tinggi.

Secara ilmiah, mikroalga memiliki efisiensi fotosintesis yang lebih tinggi dibandingkan tanaman konvensional. Melalui sistem tertutup, proses ini dapat dikontrol dan diukur secara presisi, sehingga memberikan data yang lebih akurat dalam pengembangan teknologi.

Baca Juga :   Shanghai Electric Catat Pertumbuhan 2024, Fokus Ekspansi Energi Bersih dan Teknologi Canggih

Direktur Utama AlgaePark Indonesia, Muhammad Zusron, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam menguji inovasi berbasis sains di lingkungan industri.

Dorong Implementasi Berkelanjutan

Uji coba MPTree menjadi bagian dari strategi PT Cemindo Gemilang Tbk dalam menerjemahkan komitmen ESG ke dalam implementasi nyata. Data yang dikumpulkan dari pengujian ini akan menjadi dasar evaluasi untuk pengembangan lebih lanjut dan potensi penerapan di ruang publik yang lebih luas.

Perusahaan juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah dan komunitas lingkungan, guna mendorong adopsi solusi rendah karbon yang lebih luas.

Dengan pendekatan berbasis sains, teknologi, dan kolaborasi, MPTree diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif inovatif dalam mendukung transisi menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.