Scroll untuk baca artikel
Industri

SCG Pangkas Utang Rp7,791 Triliun dan Menghemat Biaya Rp2,256 T Lewat Restrukturisasi Bisnis

3
×

SCG Pangkas Utang Rp7,791 Triliun dan Menghemat Biaya Rp2,256 T Lewat Restrukturisasi Bisnis

Sebarkan artikel ini
SCG merilis laporan kinerja operasional tahun 2025, mencatat EBITDA Penyesuaian sebesar Rp28,872 triliun, naik 6% dibanding 2024. Di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika pasar Thailand, SCG berhasil memangkas utang sebesar Rp7,791 triliun dan menghemat biaya lebih dari Rp2,256 triliun per tahun melalui restrukturisasi bisnis dan penghentian unit usaha yang tidak produktif

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – SCG merilis laporan kinerja operasional tahun 2025, mencatat EBITDA Penyesuaian sebesar Rp28,872 triliun, naik 6% dibanding 2024.

Di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika pasar Thailand, SCG berhasil memangkas utang sebesar Rp7,791 triliun dan menghemat biaya lebih dari Rp2,256 triliun per tahun melalui restrukturisasi bisnis dan penghentian unit usaha yang tidak produktif.

CEO SCG, Thammasak Sethaudom, menyatakan, “Hasil ini mencerminkan disiplin keuangan ketat, efisiensi biaya, serta restrukturisasi operasional. SCG terus berkomitmen memberikan imbal hasil berkelanjutan bagi pemegang saham.”

Langkah Strategis 2025: Keuangan dan Operasional

  1. Penurunan Modal Kerja: Rp5,529 triliun
  2. Restrukturisasi Operasional & Penghematan Biaya: >Rp2,256 triliun/tahun
  3. Pengendalian CAPEX: Rp16,132 triliun, memprioritaskan proyek dengan imbal hasil tinggi
Baca Juga :   Agoda Gandeng Anya Geraldine Kampanyekan "Liburan Tenang Dompet Senang"

Langkah-langkah ini menurunkan utang bersih, dengan rasio utang bersih/EBITDA membaik menjadi 5,5x dari 6,3x, dan cadangan kas mencapai Rp27,526 triliun pada akhir tahun.

4 Kunci Resiliensi Bisnis di Indonesia

  • Pertumbuhan Penjualan: 15% pada 2025, didorong optimasi portofolio HVA dan produk ramah lingkungan.
  • ESG dan Kolaborasi: SCG gelar ESG Symposium 2025, menandatangani Deklarasi “Circular Future Collaboration” dengan pemerintah dan mitra swasta.
  • Pengakuan Global: CNN Indonesia Awards 2025 (Regional Leader in Green Innovation & ESG Excellence) dan Investor Daily ESG Appreciation 2025 (Eco Innovation).
  • CSR dan Pengembangan Produk: Dukungan mesin pengolah sampah UMKM, adopsi 1.080 pohon, inovasi SCG Spiral Hose, serta akuisisi MYPAK senilai Rp467 miliar.
Baca Juga :   SCG Capai Peringkat ESG Industry Top Rated 2024, Meneguhkan Dedikasi pada Keberlanjutan

Pengembangan Talenta dan Kesejahteraan Karyawan

Program pelatihan intensif “Business Concept Development (BCD) Indonesia Training” dan “Train the Trainer” bekerjasama dengan Artificial Intelligence Center Indonesia, MBA Universitas Indonesia, dan SSEK Law Firm. Selain kompetensi, kesehatan karyawan diperkuat melalui sesi deteksi dini risiko saraf terjepit dengan Lamina Pain and Spine Center.

Fokus Inovasi Hijau dan Ekspansi Global

  • Cement & Green Solutions: Low Carbon Cement Generation 4, Ultra-High Performance Concrete (UHPC), biomassa, dan ekspansi produksi di Vietnam.
  • Kimia (SCGC): Optimasi Long Son Petrochemicals, peningkatan porsi HVA >60%, pengembangan Green Polymers.
  • Kemasan (SCGP): Strategi merger & partnership, ekspansi pasar Indonesia, Vietnam, India, serta automasi produksi end-to-end.
  • Energi Bersih (SCG Cleanergy): Optimalisasi proyek energi terbarukan, Smart Grid, Heat Battery, dukungan Generative AI untuk prakiraan energi.
Baca Juga :   MIND ID Tegaskan Komitmen Tata Kelola Berintegritas untuk Dukung Hilirisasi

Thammasak menutup, “SCG akan terus memperkokoh posisi keuangan, meningkatkan daya saing di seluruh lini bisnis, dan tetap sigap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan baru. Kami optimis SCG semakin kuat, kokoh, dan tangguh di 2026.