Scroll untuk baca artikel
Teknologi

IBM Luncurkan Perangkat Lunak untuk Perkuat Kedaulatan Digital AI

3
×

IBM Luncurkan Perangkat Lunak untuk Perkuat Kedaulatan Digital AI

Sebarkan artikel ini
IBM Hadirkan Perangkat Lunak Baru untuk Mendukung Upaya Kedaulatan Digital

 

BISNISASIA.CO.ID. JAKARTA  – IBM menghadirkan IBM Sovereign Core, perangkat lunak pertama di industri yang dirancang untuk mendukung penerapan AI berdaulat. Solusi ini memungkinkan perusahaan, instansi pemerintah, dan penyedia layanan membangun, menerapkan, serta mengelola sistem TI secara mandiri dengan kepatuhan regulasi dan kontrol penuh atas infrastruktur digital.

Kedaulatan Digital Kini Jadi Prioritas

Dengan meningkatnya regulasi dan kebutuhan tata kelola yang transparan, organisasi global kini menuntut sistem TI yang memungkinkan mereka mempertahankan otoritas operasional penuh. Kedaulatan digital bukan hanya soal lokasi penyimpanan data, tetapi juga pengelolaan akses, operasional sistem, serta yurisdiksi model AI. Gartner® memprediksi lebih dari 75% perusahaan global akan memiliki strategi kedaulatan digital pada 2030 melalui strategi sovereign cloud.

Baca Juga :   Alat Pembersih Rumah Pintar Berkat Inovasi Retractable-Leg Pertama di Dunia

“Di ASEAN, organisasi menghadapi tekanan untuk mengembangkan AI sekaligus mematuhi regulasi kompleks. IBM Sovereign Core membantu mereka meningkatkan inisiatif AI dengan keyakinan, menyeimbangkan keterbukaan, kepatuhan, dan otonomi operasional,” ujar Catherine Lian, General Manager and Technology Leader IBM ASEAN.

Fitur Utama IBM Sovereign Core

IBM Sovereign Core dibangun di atas fondasi open-source Red Hat dengan kedaulatan sebagai karakteristik utama, bukan sekadar lapisan tambahan. Fitur penting mencakup:

  • Control plane dioperasikan pelanggan: Kendali penuh atas operasi perangkat lunak tanpa intervensi pihak eksternal.
  • Identitas dan kunci kriptografi lokal: Semua proses autentikasi, otorisasi, dan manajemen kunci berada dalam yurisdiksi pelanggan.
  • Kepatuhan berkelanjutan: Data operasional, telemetri, dan audit dikelola secara konsisten di lingkungan berdaulat.
  • Inferensi AI terkontrol: Model AI dan klaster GPU dijalankan di bawah pengawasan lokal tanpa memindahkan data ke pihak ketiga.
  • Implementasi cepat dan fleksibel: Mendukung kedaulatan di skala besar dengan multitenancy bawaan dalam hitungan hari.
Baca Juga :   PT KAI Terapkan Zimbra untuk Amankan Email dan Tata Kelola Data Internal

Menurut Sanjeev Mohan, Principal, SanjMo, “IBM Sovereign Core menjawab pertanyaan mendasar: siapa yang mengendalikan sistem dan apakah kendali tersebut dapat dibuktikan ke regulator?”

Kolaborasi Global untuk Kemandirian Operasional

IBM bekerja sama dengan penyedia layanan TI global, termasuk Cegeka di Belgia dan Belanda serta Computacenter di Jerman, untuk memastikan kemandirian operasional lokal dan pengelolaan kepatuhan. Gaetan Willems, VP Cloud & Digital Platforms Cegeka, mengatakan, “Kami menyediakan perangkat lunak siap pakai yang memungkinkan data sensitif tetap berada dalam kontrol lokal sesuai regulasi.”

Baca Juga :   EricssonEdge Academia Program untuk Pengembangan Talenta Muda Sektor Telekomunikasi

Christian Schreiner, Unit Director Cloud Computacenter, menambahkan, “Solusi ini mempercepat time-to-value, membantu klien yang sebelumnya belum mempertimbangkan solusi AI.”

Dampak bagi Industri dan Masyarakat

Peluncuran IBM Sovereign Core memperkuat adopsi AI yang tepercaya, mendorong inovasi teknologi di ASEAN, sekaligus memastikan keamanan data dan kepatuhan regulasi. Solusi ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan dan pemerintah yang ingin memperkuat kedaulatan digital dalam menghadapi dinamika geopolitik dan regulasi yang meningkat.