BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan kontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan energi nasional sepanjang 2025. Perusahaan berhasil mengangkut total 170 miliar liter energi, terdiri dari bahan bakar minyak (BBM), LPG, minyak mentah, dan produk kilang, ke seluruh wilayah Indonesia hingga pasar internasional.
Dari total tersebut, 107 miliar liter dialokasikan untuk mendukung keamanan pasokan energi nasional, sementara 63 miliar liter lainnya merupakan angkutan kargo untuk pasar global. Capaian ini menegaskan peran strategis PIS sebagai tulang punggung distribusi energi dari Sabang sampai Merauke, sekaligus pemain logistik energi yang semakin dipercaya di tingkat internasional.
Direktur Utama PIS, Surya Tri Harto, menyatakan bahwa kinerja ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memastikan pasokan energi tetap andal dan berkelanjutan. Menurutnya, PIS terus memperluas jangkauan layanan seiring meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap armada nasional.
Tren Pertumbuhan Angkutan Energi Berlanjut
Realisasi angkutan 2025 melanjutkan tren pertumbuhan yang telah dicapai PIS pada tahun sebelumnya. Pada 2024, PIS tercatat mengangkut lebih dari 161 miliar liter BBM dan LPG. Konsistensi ini memperkuat posisi PIS sebagai urat nadi distribusi energi nasional yang menjaga kelancaran pasokan BBM, LPG, dan produk energi lainnya di seluruh Indonesia.
Penguatan Armada dan Operasional 24 Jam
Untuk mendukung kinerja tersebut, PIS terus memperkuat kapasitas armada. Hingga akhir 2025, perusahaan mengoperasikan 110 kapal milik yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Operasional kapal tanker PIS juga didukung oleh 338 kapal pendukung pelabuhan (tugboat) guna memastikan proses sandar serta bongkar muat berjalan aman dan efisien di berbagai pelabuhan.
Selain penguatan armada, PIS menjalankan sejumlah program strategis, termasuk ekspansi pasar non-captive melalui perluasan rute internasional dan diversifikasi jenis kargo. Langkah ini diperkuat dengan kehadiran tiga kantor strategis yang mencakup wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa.
Standar Keselamatan dan Daya Saing Global
Pada 2025, sebanyak 84 kapal milik PIS telah memenuhi standar inspeksi Ship Inspection Report Programme (SIRE), sebuah standar internasional untuk memastikan keselamatan dan keandalan kapal tanker. Pencapaian ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan PIS dalam meningkatkan standar operasional dan keselamatan pelayaran.
Sebagai Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina Group, PIS menegaskan komitmennya untuk memperkuat distribusi energi nasional sekaligus meningkatkan daya saing armada Indonesia di kancah global. Transformasi ini diharapkan dapat mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan di tengah dinamika industri energi dunia.











