BISNISASIA, KUTAI TIMUR – Sinar Mas melalui unit Sinar Mas Agribusiness and Food menggelar workshop Character Building dan Public Speaking bagi 353 siswa dan guru di Kutai Timur, Kalimantan Timur, guna meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan komunikasi generasi muda di wilayah rural.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh siswa dan tenaga pengajar dari SMP Eka Tjipta Jak Luay 1, SMK 1 Muara Wahau, dan SMK 1 Telen. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter, kemampuan komunikasi, serta rasa percaya diri peserta melalui metode pembelajaran interaktif.
Regional Controller Kalimantan Timur 2 Perkebunan Sinar Mas, Hendra Oldy Charly Mapasa, mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi komunitas pemuda.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya membuka akses terhadap pengetahuan baru, tetapi juga membantu siswa meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan kepercayaan diri.
Metode Interaktif Dorong Partisipasi Siswa
Workshop dikemas melalui berbagai metode, mulai dari penyampaian materi, diskusi kelompok, roleplay, praktik langsung, hingga sesi refleksi. Pendekatan ini mendorong siswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani tampil dan berbicara di depan umum.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa SMK 1 Muara Wahau, Bayu, mengaku program ini memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan cara berkomunikasi.
Ia menilai pelatihan tersebut membantu dirinya menjadi lebih aktif serta memahami cara berbicara yang baik dan efektif di lingkungan sosial.
Guru Dapat Modul untuk Penguatan Kurikulum
Tidak hanya siswa, para guru juga memperoleh manfaat melalui materi edukasi seperti Positive Character Building dan Public Speaking for Beginners yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMK 1 Muara Wahau, Sriwati, menilai kemampuan public speaking sangat penting untuk membantu siswa berinteraksi tanpa rasa gugup atau takut.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi solusi atas keterbatasan pengalaman siswa dalam berbicara di depan audiens, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Dampak dan Komitmen Jangka Panjang
Meski terdapat tantangan seperti perbedaan kemampuan peserta dan keterbatasan waktu praktik, evaluasi program menunjukkan peningkatan pemahaman konsep minimal 20 persen serta partisipasi aktif dalam sesi presentasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Collective for Impact yang menargetkan pemberdayaan 20.000 pemuda di wilayah rural hingga 2035.
Melalui program ini, lebih dari 350 pelajar telah merasakan manfaat langsung, sekaligus memperkuat peran Sinar Mas dalam mendukung pengembangan keterampilan generasi muda berbasis komunitas.









