BISNISASIA.CO.ID, BANTEN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten secara konsisten memperkuat posisi Pelabuhan Ciwandan sebagai simpul strategis rantai logistik nasional.
Penguatan ini diwujudkan melalui peningkatan layanan, optimalisasi operasi, dan pengembangan infrastruktur terpadu guna mendukung kebutuhan distribusi yang meningkat di wilayah Banten dan sekitarnya.
Fokus utama penguatan terletak pada peningkatan kualitas layanan dengan penerapan sistem pemantauan real-time dan saluran komunikasi yang transparan bagi pengguna jasa.
Hal ini memungkinkan perencanaan dan eksekusi arus barang yang lebih efisien serta meningkatkan kepastian waktu bongkar muat.
Di sisi optimalisasi operasional, Pelindo melakukan penataan area buffer kendaraan logistik, penjadwalan dermaga yang sistematis, serta peningkatan kesiapan personel.
Langkah-langkah ini bertujuan memperlancar alur distribusi, mengurangi penundaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Penguatan juga dilakukan pada aspek infrastruktur jangka panjang. Pelabuhan Ciwandan mengoperasikan sembilan dermaga (1, 2, 3, 4, 5a, 5b, 5c, 6, dan 7) yang mendukung aktivitas logistik.
Saat ini, perbaikan Dermaga 04 Curah Cair sedang dipercepat penyelesaiannya untuk memperluas kapasitas layanan.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menegaskan, “Kami mendorong Pelabuhan Ciwandan sebagai simpul logistik yang efisien dan kompetitif melalui penguatan operasional, pelayanan, dan infrastruktur.
Tujuannya adalah memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan mendukung kelancaran distribusi barang secara nasional.”
Sebagai pelabuhan multifungsi strategis, Ciwandan melayani berbagai komoditas seperti curah kering, curah cair, bag cargo, dan general cargo.
Ke depan, Pelindo Banten berkomitmen terus mengakselerasi pengembangan pelabuhan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan standar keselamatan, keamanan, dan layanan profesional.
Dengan langkah-langkah ini, Pelindo Banten bertekad menjadikan Pelabuhan Ciwandan sebagai penggerak utama logistik nasional yang andal, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.











