Scroll untuk baca artikel
Finansial

Generali Indonesia Perkuat Peran Perempuan Lewat Strategi DEI

3
×

Generali Indonesia Perkuat Peran Perempuan Lewat Strategi DEI

Sebarkan artikel ini
Manajemen Generali Indonesia, Rebecca Tan selaku President Director & CEO (kiri) yang didampingi oleh Jong Wie Siu selaku Chief Product Management and Marketing Officer (kanan) bersama Veranita Yosephine selaku Director of Enterprise and Business Service Telkom Indonesia yang juga former CEO PT AirAsia Indonesia (tengah) saat sesi acara talkshow dengan tema ‘Women Leading with Impact’ yang diselenggarakan pada Rabu, 1 April 2026 di Kantor Pusat Generali Indonesia, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia pada nilai-nilai keberagaman (diversity), kesetaraan (equity) dan inklusi (inclusion). Dalam kegiatan ini, Generali Indonesia menegaskan bahwa perempuan memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama untuk terus berkembang dan berkarir di segala bidang di dunia kerja.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui penerapan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) di lingkungan kerja.

Secara global, perempuan mencakup sekitar 42% tenaga kerja, namun keterwakilan di posisi strategis masih terbatas. Hanya sekitar 31,7% yang menduduki posisi kepemimpinan senior dan sekitar 6% perusahaan global dipimpin oleh CEO perempuan.

Di Indonesia, khususnya industri asuransi jiwa, perempuan mengisi sekitar 52% tenaga kerja. Meski demikian, proporsi di level manajerial baru mencapai 45% dan di tingkat kepemimpinan senior sekitar 39%.

Dorong Kepemimpinan Inklusif

Dalam rangka memperkuat komitmen tersebut, Generali Indonesia menggelar talkshow bertema Women Leading with Impact di Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong kesetaraan kesempatan bagi perempuan di dunia kerja.

Baca Juga :   Kredivo Tunjuk Andre Rasjid sebagai Komisaris untuk Dorong Inklusi Keuangan di Indonesia

President Director & CEO Generali Indonesia, Rebecca Tan, mengatakan penerapan DEI menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan.

“Dengan memastikan perempuan memiliki peran dan kesempatan yang setara, kami membangun organisasi yang lebih relevan dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Acara ini juga menghadirkan sejumlah pembicara, termasuk Director of Enterprise and Business Service Telkom Indonesia, Veranita Yosephine.

Berkontribusi pada Kinerja Perusahaan

Sejumlah studi menunjukkan bahwa perusahaan dengan keberagaman gender yang kuat di tingkat kepemimpinan cenderung mencatatkan kinerja lebih baik, termasuk potensi peningkatan profitabilitas hingga 25%.

Baca Juga :   ENTREV Dorong Kesetaraan Gender untuk Ekosistem KBLBB Berkelanjutan

Hal ini juga tercermin pada kinerja Generali Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan sepanjang 2025 di bawah kepemimpinan perempuan.

Perusahaan menilai pemberdayaan perempuan tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja bisnis jangka panjang.

Komposisi Perempuan Kian Kuat

Generali Indonesia mencatat komposisi karyawan perempuan mencapai 51% dari total tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 43% posisi manajerial diisi oleh perempuan, sementara 50% posisi strategis juga ditempati oleh perempuan.

Baca Juga :   Allianz Bayar Rp5 Triliun Klaim di 2024: Di Balik Angka, Ada Ribuan Kisah Perjuangan dan Komitmen Layanan

Capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, setara, dan mendukung pengembangan talenta secara berkelanjutan.

Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin kelima terkait kesetaraan gender.

Pengakuan Global

Di tingkat global, Generali Group secara konsisten masuk dalam daftar Top Company for Women versi Forbes pada 2023 hingga 2025, serta menempati peringkat pertama sebagai perusahaan terbaik bagi perempuan di Italia.

Pengakuan ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan, mulai dari fleksibilitas kerja hingga program pengembangan kepemimpinan.