BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – ENTREV menegaskan komitmennya dalam memperkuat kenyamanan mobilitas kendaraan listrik selama Ramadan 1447 H melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Menjawab Tantangan Penguatan Ekosistem KBLBB di Indonesia melalui Skema Pembiayaan Inovatif”.
Forum ini mempertemukan kementerian dan lembaga, pelaku industri, penyedia infrastruktur pengisian daya, lembaga pembiayaan, hingga asosiasi.
Diskusi menyoroti berbagai aspek penguatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), mulai dari skema pembiayaan inovatif, pengelolaan risiko, layanan purna jual, hingga kesiapan ekosistem kredit karbon.
Seluruhnya diarahkan untuk memastikan kendaraan listrik semakin andal di tengah peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
ENTREV menilai Ramadan identik dengan lonjakan aktivitas, baik untuk kegiatan harian, perjalanan ibadah, hingga mudik. Dalam konteks tersebut, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial.
Data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat hingga akhir 2025 tersedia 4.778 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 3.093 titik di Indonesia.
Selain itu, per Juli 2025 terdapat 1.907 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di 1.907 lokasi.
Nasrullah Salim, National Project Manager ENTREV, menyatakan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan agar layanan pengisian daya tetap siap dan mudah diakses.
ENTREV juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan informasi lokasi pengisian daya dapat diakses secara luas dan layanan tetap responsif selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.
Menurut ENTREV, penguatan komunikasi kepada pengguna menjadi strategi penting agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan kendaraan listrik secara lebih matang dan terukur.
Melalui langkah tersebut, ENTREV menegaskan perannya dalam mendukung mobilitas yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memastikan kendaraan listrik tetap menjadi pilihan andal selama bulan Ramadan dan musim mudik Lebaran 1447 H.









