BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sekitar 6–7 persen sepanjang 2026. Optimisme tersebut didukung sejumlah strategi yang disiapkan perseroan untuk mendorong penyaluran KPR tahun ini.
Dalam siniar di mini studio BCA Expoversary di ICE BSD, Tangerang, Kamis (5/2), SVP Consumer Credit Division BCA Melani Megawati menjelaskan bahwa BCA berfokus pada peningkatan kualitas layanan bagi nasabah KPR.
Perkuat Layanan Digital KPR
BCA menghadirkan platform rumahsaya.bca.co.id sebagai layanan one-stop shopping bagi calon pembeli rumah. Melalui situs tersebut, nasabah dapat menelusuri listing properti dari developer dan agen mitra BCA, melakukan simulasi kredit, hingga mengajukan KPR secara langsung.
Selain itu, nasabah kini dapat memantau sisa angsuran melalui aplikasi myBCA. Untuk layanan purnajual, BCA menyediakan akses melalui aplikasi haloBCA, sehingga nasabah dapat dengan mudah memperoleh informasi terkait suku bunga maupun detail fasilitas KPR lainnya.
Andalkan Bunga Fixed Berjenjang
Dari sisi produk, BCA menawarkan program bunga fixed berjenjang yang memberikan fleksibilitas bagi nasabah, khususnya generasi muda atau Gen Z.
Melani menjelaskan, dalam skema tersebut nasabah dapat memilih bunga fixed untuk tiga tahun pertama, dilanjutkan bunga fixed berbeda untuk tiga tahun berikutnya, serta periode selanjutnya hingga empat tahun. Skema ini memungkinkan cicilan lebih ringan di awal, dengan penyesuaian bertahap seiring asumsi kenaikan pendapatan nasabah.
Program ini dinilai menarik bagi Gen Z yang tengah membangun karier atau mengembangkan usaha, sehingga dapat menyesuaikan kewajiban cicilan dengan kapasitas finansialnya.
Promo BCA Expoversary 2026
Untuk mendorong daya beli masyarakat, BCA juga menghadirkan promo dalam gelaran BCA Expoversary 2026. Perseroan menawarkan bunga spesial KPR 1,69 persen fixed satu tahun, diskon provisi 50 persen, serta diskon asuransi jiwa 5 persen. Promo ini berlaku hingga 31 Maret 2026.
Didukung Insentif Pemerintah
Optimisme pertumbuhan KPR BCA juga didukung kebijakan pemerintah, salah satunya perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian properti baru dengan harga tertentu.
Menurut Melani, kebijakan tersebut menjadi stimulus bagi peningkatan permintaan properti pada 2026 dan diharapkan berdampak positif terhadap penyaluran KPR BCA.
Dengan kombinasi strategi digital, inovasi produk bunga, program promosi, serta dukungan kebijakan pemerintah, BCA optimistis mampu mencapai target pertumbuhan KPR pada 2026.











