Cerita Perjuangan Sosok Ketua DPP KNPI : La Ode Umar Bonte

La Ode Umar Bonte, sebagai Ketua Umum DPP KNPI

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) belum lama ini melantik seorang pejabat, aktivis, sekaligus pengusaha asal Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, sebagai Ketua Umum DPP KNPI pusat. 

Hal ini dilakukan guna membangkitkan eksistensi DPP KNPI agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya generasi muda bangsa kedepannya. Lantas, siapakah sebenarnya sosok La Ode Umar Bonte?

La Ode Umar Bonte atau yang akrab disapa Umar Bonte adalah seorang pemuda asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Terlahir di keluarga sederhana dengan 7 bersaudara, membuat Umar Bonte memiliki kisah yang cukup menyentuh hati.

Memilih Pindah dari Desa dan Hidup Mandiri di Kota

Perubahan nasib Umar Bonte berawal dari keinginannya untuk pindah sekolah saat duduk di bangku SMA. Umar merasa bahwa ia tidak akan bisa berpikir maju jika tetap hidup di desa, oleh karena itu Umar memutuskan untuk berpindah sekolah ke Ibu Kota Sulawesi Tenggara, yaitu Kendari.

Bersekolah di sekolah Islami, Umar digembleng nilai-nilai keagaamaannya dan ia merasa lebih terdidik, serta memiliki mental yg kuat.

Saat kelas 2 SMA, Umar pun memutuskan untuk tinggal di indekos dan hidup mandiri di sana. Ia sempat menanam sayur di lahan sekolahnya, juga menarik becak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 

Tak hanya itu, Umar juga bersekolah sembari berjualan rokok di terminal dari jam 2 siang hingga sore hari.

Koalisi Ayam Sejahtera Desak Pemerintah dan Pengusaha Serius Tangani Resistensi Antimikroba

Umar bekerjasama dengan pemilik warung, lalu menjual rokok tersebut kepada supir bus hingga mendapat penghasilan 50 ribu perhari.

Di tengah kesibukannya, Umar bahkan menjadi ketua OSIS di sekolahnya dan aktif mengikuti berbagai perlombaan.

Berkat kepiawaiannya dalam membagi waktu, ia pun bisa melakukan semuanya secara seimbang, tanpa mengganggu prioritas utamanya, yakni pendidikan.

Setelah lulus SMA, Umar pun melanjutkan pendidikannya ke jenjang perkuliahan.

Kecerdasan mengantarkannya masuk ke Fakultas MIPA Universitas terbaik di Sulawesi Tenggara, Universitas Halu Oleo.

Di semester pertama, Umar bahkan sudah dipercaya untuk menjadi Asisten Dosen, juga aktif mengikuti organisasi. 

Tak cukup sampai di situ, Umar juga ditunjuk menjadi Menteri koordinator Dinamika Pergerakan Mahasiswa di Universitas Halu Oleo.

Hal ini dilakukan sebagai langkah Umar untuk memperluas relasi, bukan hanya dari kalangan mahasiswa melainkan juga petinggi-petinggi daerah seperti Bupati dan Gubernur.

Resesi dan Rekrutmen: Tips KUPU bagi Pengusaha dalam Menghadapi Kelesuan Ekonomi

Seperti tak pernah puas dengan apa yang sudah dijalankan, saat berada di semester 2, pria dengan akun Instagram @umarbonte_official ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) yang merupakan lembaga tertinggi legislatif di tingkat Universitas, hal ini ia raih tentu berkat kegigihan dan kerja kerasnya.


Lagi-lagi karena tekadnya untuk menjadi orang sukses, Umar membentuk sebuah organisasi besar di Indonesia bagian Timur yang ia beri nama Komite Pergerakan Nasional Pemuda Kawasan Timur Indonesia. Dari organisasi tersebut, Umar memperluas jaringannya hingga kerap mengikuti pertemuan-pertemuan di berbagai daerah.


Umar pun me-lobby beberapa petinggi daerah, hingga akhirnya membangkitkan dirinya untuk terjun menjadi pengusaha dan politisi. Bahkan, Umar sudah berhasil membeli mobil atas jerih payahnya sendiri saat dirinya masih berada di semester 4. Tak hanya itu, Umar juga memutuskan untuk membeli rumah dan menempuh jenjang pernikahan.

Usai Tamat Kuliah, Umar Langsung Mendirikan Hotel

Setelah berhasil menyelesaikan studinya, pria kelahiran Sulawesi Tenggara ini meneruskan bakatnya dalam bidang wirausaha.

Dengan bermodalkan tekad, Umar membangun bisnis perhotelan yang ia beri nama The Bonte Hotel. Hotel yang resmi berdiri sejak 2013 ini pun memiliki sejuta cerita menarik yang disimpan oleh Umar Bonte selaku pemiliknya.

Dalam ceritanya, Umar menyampaikan bahwa berdirinya The Bonte Hotel ini berawal dari ia yang saat itu sedang mengendarai motor di tengah cuaca yang sedang hujan.

Lalu, ia melihat ada plang tanah dijual, dan terbesit di pikirannya untuk menghubungi sang pemilik tanah melalui nomor yang tertera pada plang untuk memberikan sebuah penawaran.

Saat itu, Umar menawarkan kerja sama dengan pemilik tanah tersebut, di mana ia membantu memasarkan penjualan tanahnya dan jika ia berhasil mendapatkan pembeli, maka akan mendapat komisi.

Kerja sama keduanya berjalan dengan baik, dan dari situ Umar berhasil mendapat komisi atas penjualannya yakni sebesar 2,5 milyar.

Umar yang saat itu masih berusia muda pun bingung ingin dibuat apa uang sebesar itu, hingga akhirnya ia berpikir untuk membangun hotel karena menurutnya hotel adalah salah satu sektor jasa yang memiliki penghasilan bergulir setiap harinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini