Menjadi Tuan Rumah Event International, M Reza Abdullah Optimis Ekonomi Indonesia Bisa Bangkit

Kepercayaan positif dunia internasional kepada Indonesia haruslah kita syukuri bersama-sama. Bagaimana tidak, selepas badai pandemi Covid-19 yang menghantam dan menghancurkan banyak sendi perekonomian, Indonesia justru dipercaya banyak pihak untuk menjadi tuan rumah beragam event internasional. Menanggapi hal tersebut, pengusaha muda M.Reza Abdullah mengaku menyambut positif dan berpendapat bahwa hal tersebut akan kembali memperkuat perekonomian Indonesia.

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Kepercayaan positif dunia internasional kepada Indonesia haruslah kita syukuri bersama-sama. Bagaimana tidak, selepas badai pandemi Covid-19 yang menghantam dan menghancurkan banyak sendi perekonomian, Indonesia justru dipercaya banyak pihak untuk menjadi tuan rumah beragam event internasional.

Menanggapi hal tersebut, pengusaha muda M Reza Abdullah mengaku menyambut positif dan berpendapat bahwa hal tersebut akan kembali memperkuat perekonomian Indonesia.

Reza selaku Presiden Direktur PT Royalindo Expoduta mengaku akan dengan siap sedia menyambut tantangan ini. Selaku pemain dalam industri event dan MICE (Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition), ia dan PT Royalindo akan selalu mengusahakan yang terbaik agar nama Negara Indonesia selalu harum di dunia internasional ketika dipercaya menjadi tuan rumah.

Kepercayaan dunia internasional ini adalah momentum yang harus dimanfaatkan, selain menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia masih baik-baik saja, menjadi tuan rumah sebuah event juga akan menghidupkan banyak sektor industri di dalam negeri.

Bangkit Kembalinya Industri MICE di Tahun 2022

Tahun 2022 ini bisa dikatakan menjadi momentum kembalinya industri MICE (Meeting, Incentive, Conference, dan Exhibition) di Tanah Air. Kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia untuk menjadi tuan rumah event skala global tentunya sangat membanggakan. Momentum terbesar tahun 2022 ini tentu saja suksesnya penyelenggaraan KTT G20 di Nusa Dua Bali. 

Torehan Positif IIMS Hybrid 2021 Berikan Nafas Segar Kebangkitan Industri MICE dan Industri Otomotif Indonesia

Sebagai forum kerja sama multilateral bergengsi dunia yang terdiri dari 19 negara ekonomi besar dan Uni Eropa (UE), sangat bersyukur Indonesia mampu melanjutkan estafet tuan rumah selepas sebelumnya di Roma, Italia 2021 lalu.

Acara puncaknya memang berlangsung tanggal 15-16 November 2022 di Nusa Dua, Bali, tapi rangkaian acaranya sudah berlangsung setahun penuh.  Sejak Desember 2021 lalu, ratusan acara dan side events yang berkaitan untuk mensukseskan acara puncak KTT G20 ini rutin digelar.

Menurut Reza, perusahaan yang dipimpinnya sangat beruntung bisa turut berkontribusi dalam rangkaian event besar ini. Pria yang memiliki akun Instagram @muhrezaabdullah ini mengakui kepercayaan dunia internasional ini sangat memberi dampak positif pada iklim industri dan ekonomi di Indonesia yang porak poranda akibat hantaman pandemi.

Bukan hanya industri MICE dan event organizer saja, sektor ekonomi kerakyatan atau UMKM juga makin bertumbuh serta merasakan manfaat dari event besar tersebut.

DYAN Catat Laba Bersih Rp 15,9 Miliar di Kuartal III 2022

Bukan hanya KTT G20 saja yang mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah di tahun 2022 ini. Ada beberapa event internasional lainnya yang juga dihelat di Indonesia seperti pertemuan IPU (Inter Parliamentary Union) dan Pertemuan Mahkamah Konstitusi Dunia (World Conference of Constitutional Justice). 

“Ya tahun 2022 ini kami (PT Royalindo Expoduta) sangat bersyukur tetap bisa dipercaya menangani beberapa project event negara skala internasional. Di antaranya seperti IPU dan juga pertemuan para mahkamah konstitusi dunia (WCCJ). Dengan kepercayaan dunia internasional ini berarti menunjukkan bahwa bangsa kita akan segera bangkit dan menyongsong tahun depan yang lebih optimis” ungkap pria berdarah Minangkabau ini.

Siap Menyongsong Tahun 2023

Kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah event skala internasional tidak akan berhenti hanya di tahun 2022 saja. Tahun depan, bangsa kita sudah siap dengan hajatan besar lainnya. Di tahun 2023 yang akan datang, Indonesia kembali memegang peran penting dalam forum internasional sebagai Ketua ASEAN. 

Momentum kepemimpinan Indonesia di ASEAN pada 2023 harus dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan peran dan pengaruh bangsa di kawasan maupun dunia. Kesempatan ini pastinya akan memperkuat diplomasi ekonomi, politik, kesehatan, dan inisiatif baru demi mengamankan kepentingan nasional. 

Puncak acara pertemuan para kepala negara ASEAN 2023 nanti, rencananya akan diselenggarakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Menanggapi rencana event besar tersebut, M.Reza Abdullah mengaku akan siap berpartisipasi dan memberikan yang terbaik jika negara mempercayakan Royalindo untuk ambil bagian di dalamnya.

“Kami berharap Royalindo tetap dipercaya dan ambil bagian penting dalam mensukseskan event-event besar negara berikutnya. Seperti pada pertemuan kepala negara ASEAN 2023 nanti, jika memang dipercaya oleh negara, maka kami akan memberikan yang terbaik”, ujar pria yang sudah memimpin PT Royalindo Expoduta sejak 2009 ini. (BA-01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini