Staf Khusus Presiden Ayu Kartika Dewi Terpilih Mewakili Indonesia dalam Obama Foundation Leaders Asia-Pacific 2022

President Obama dalam Diskusinya dengan Obama Foundation Leaders

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Staf Khusus Presiden, Ayu Kartika Dewi (SKP Ayu), terpilih mewakili Indonesia sebagai salah satu Obama Leaders bersama 34 pemimpin muda lainnya dalam program Obama Foundation Leaders Asia-Pacific 2022. Bersama para Obama Leaders lainnya, SKP Ayu terbang ke New York untuk menghadiri berbagai rangkaian program, termasuk Democracy Forum yang diselenggarakan untuk pertama kalinya oleh Obama Foundation. Terpilihnya SKP Ayu pada program ini merupakan bentuk apresiasi dunia terhadap kiprah positifnya dalam advokasi isu keberagaman dan perdamaian. Serta kapasitasnya yang mampu menginspirasi lebih banyak praktik baik dalam lingkungannya, termasuk kepada para pemangku kepentingan.

Forum yang berlangsung selama dua hari ini dibuka dengan menampilkan sambutan dari Presiden Obama, penyampaian singkat dari para ahli, dan sesi diskusi antara Obama Leaders terpilih dengan para pakar mengenai bagaimana langkah untuk memperkuat dan memperluas demokrasi di seluruh dunia.

Staf Khusus Presiden Ayu Kartika Dewi mengatakan, “Saya sangat senang dapat terpilih mewakili Indonesia dan bergabung dalam jaringan global Obama Foundation Leaders. Ilmu yang saya dapatkan selama mengikuti program ini sangat membantu saya untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan saya. Saya juga sangat bersyukur dengan persahabatan yang terbangun selama enam bulan ini. Kami saling memanggil satu sama lain ‘Ohana’, yang artinya ‘keluarga’ dalam bahasa Hawai’i.”

Para Obama Leaders terpilih berasal dari 23 negara dan berbagai latar belakang berbeda baik sektor publik, swasta, maupun non-profit, memiliki kiprah yang berdampak positif dalam advokasi yang dilakukan, serta berkapasitas untuk menginspirasi lebih banyak praktik baik dalam lingkup pengaruhnya. Isu yang diangkat para Obama Leaders ini juga sangat beragam, seperti perubahan iklim, hak asasi kelompok masyarakat adat, pendidikan, dan sebagainya.

“Semoga saya dan Obama Leaders lainnya dapat berkolaborasi membuat perubahan nyata, khususnya dalam mendorong perdamaian dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi yang bertanggung jawab.” pungkas SKP Ayu.

Rangkaian program telah dimulai secara daring sejak Mei lalu dan ditutup dengan berkumpulnya para Obama Leaders di New York. Selama enam bulan, para Obama Leaders menjalani sesi interaktif, yang bertujuan untuk mengasah kapasitas partisipan dalam hal kepemimpinan dan memungkinkan mereka untuk saling berjejaring dan membangun relasi tidak hanya dengan sesama partisipan, namun juga dengan anggota komunitas Obama Foundation lainnya. Para Obama Leaders juga diberi kesempatan untuk ikut serta dalam berbagai aktivitas dan acara virtual, termasuk diskusi one-on-one dengan mentor yang berasal dari jaringan global Obama Foundation.

Program ini dirancang untuk dapat menginspirasi, memberdayakan, dan menghubungkan para pemimpin baru dari Afrika, Asia-Pasifik, dan Eropa untuk mendorong perubahan berkelanjutan, baik di tingkat global, maupun lokal. Setelah program selesai, Obama Leaders akan menjadi bagian dari jejaring alumni Obama Foundation, sebuah komunitas global dari para pemimpin berbasis nilai. Hingga musim panas 2022, terdapat lebih dari 800 anggota alumni jejaring yang diharapkan dapat terus aktif terlibat, termasuk menjadi mentor bagi orang lain di jaringan ini maupun di komunitas mereka sendiri.

Kedekatan emosional keluarga Presiden Obama dengan Asia-Pasifik, termasuk pengalamannya di Indonesia dan Hawai’i, telah membentuk nilai-nilai dalam hidup Presiden Obama dan membuatnya percaya akan kapabilitas pemimpin muda di Asia-Pasifik. Sejak tahun 2019, program ini telah menciptakan jejaring pemimpin muda yang mendorong perubahan positif dan inovatif, baik di komunitasnya masing-masing maupun di seluruh dunia.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini