lost spaces Rilis Single Lanjutan Berjudul “DOMO (dancing on my own)”

lost spaces

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Baru saja tampil di Sunnydays Festival 2022, menjadi artis pendukung Ramengvrl di Kuala Lumpur untuk tur Asianya, serta mengguncang panggung bersama Midnight Fusic di pertunjukan mereka baru-baru ini yang telah terjual habis, lost spaces kembali dengan banger yang terinspirasi dari UK House synth-pop indie yang berjudul “DOMO (dancing on my own)”. Mengikuti single pertamanya “daydream”, yang meraih 130.000 streaming di bulan pertama perilisannya, “DOMO (dancing on my own)” adalah musik yang segar namun familiar yang diharapkan para penggemar dari sang artis indie-pop.

Dari bekerja dengan produser pemenang penghargaan seperti The Chief, Kuszanagi dari Breaking Music, penyanyi R&B JAIE dalam rekaman pertamanya “no-vacancy” lost spaces sendiri telah tumbuh menjadi seorang produser yang solid, memproduksi dan menulis beberapa proyek berikutnya sendiri. Musisi yang bernama Sam Lopez ini bekerja sama dengan teman lamanya Kuszanagi untuk membuat lagu ” ‘dancey’ yang berjudul “DOMO (dancing on my own) yang akan membuat Anda menghentakan kaki dan menari seketika.

DOMO (dancing on my own) adalah lagu yang ditulis dari sudut pandang kehilangan orang yang pada saat itu menurut Sam adalah cinta sejati dalam jarak dan situasi apapun. “Aku benar-benar larut dalam kesedihan dan rasa kehilangan dengan yang satu ini & menyalurkannya ke dalam sebuah karya seni” jelas Sam saat berbicara tentang lagu tersebut. Dari bernyanyi tentang kekasih masa lalunya dengan kehangatan dan mesra di liriknya kemudian berlanjut ke kalimat “this tragedy, our love the casualty, how do I ever let you go”, Sam membawa Anda ke dalam perjalanan bahagia, sedih dan kesepian selama durasi lagu ini, 3 menit.

Hook “I’m dancing on my own, chasing sunsets all alone” menyinggung bagaimana cara Sam untuk mengatasi kesedihannya yaitu dengan membuat lagu yang menangkap momen terbaik dari hubungan tetapi di saat yang bersamaan juga menceritakan perpisahan dan kehilangan kebahagiaan itu & kesepian yang mengikutinya.

Komposisi & produksi lagu ini sengaja dibuat upbeat untuk menyandingkan liriknya yang sedih. “Saya mengajak teman saya Kuszanagi untuk menambahkan beberapa layers, tekstur & harmoni keren yang benar-benar mengangkat lagu, terutama di bagian chorus dan bridge! dia memang benar-benar produser berbakat yang andal dalam memproduksi lagu.” Jelas Sam.

“Lagu ini jelas dipengaruhi oleh suara dari UK House, Garage & Synth Chill Wave lagu indie-pop ini diringi alunan musik elektronik dengan dasar musik grup band. Saya banyak mendengarkan musisi seperti Kaytranada, Disclosure dan Tourist pada saat menulis lagu ini, saya kira itu terlihat di lagu ini, ketika saya memberi sentuhan musik band yang sedikit berbeda yang kemudian menjadi ciri khas saya sendiri. Saya sangat bangga akan hal itu.” jelas Sam tentang proses produksi lagu tersebut. Lagu ini muncul sebagai lagu dance yang sedih dengan emosi yang tulus, membuat Anda ingin menangis dan menari sambil mengulang-ulang lagu tersebut.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini