Ubisoft dan Riot Games Umumkan Proyek Riset “Zero Harm in Comms” untuk Deteksi Konten Ofensif dalam Chat Game

Ubisoft dan Riot Games

BISNISASIA.CO.ID, PARIS – Ubisoft dan Riot Games mengumumkan proyek riset “Zero Harm in Comms”, sebuah kemitraan teknologi untuk memperluas jangkauan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) demi mencegah interaksi yang saling menyinggung antar-pemain. Inisiatif riset ini bertujuan membuat basis data bersama lintas industri dan ekosistem pelabelan yang mengumpulkan data dalam game, yang akan melatih lebih jauh alat moderasi preventif berbasis AI untuk mendeteksi dan menanggulangi perilaku yang mengganggu.

Sebagai anggota aktif Fair Play Alliance, Ubisoft dan Riot Games sangat meyakini bahwa penciptaan pengalaman bermain game yang aman dan bermakna hanya bisa dicapai melalui aksi kolektif dan berbagi pengetahuan. Inisiatif ini merupakan kelanjutan perjalanan yang lebih besar dari kedua perusahaan dalam membuat struktur gaming yang mendorong pengalaman sosial yang lebih menyenangkan dan jauh dari interaksi saling menyinggung.

“Perilaku pemain yang mengganggu adalah isu yang kami tanggapi dengan sangat serius namun juga sangat sulit untuk diatasi. Di Ubisoft, kami terus menyusun langkah-langkah konkret untuk memastikan pengalaman bermain yang aman dan menyenangkan. Tetapi kami percaya bahwa dengan berkolaborasi sebagai sebuah industri, kami akan dapat mengatasi isu ini dengan lebih efektif.” kata Yves Jacquier, Executive Director, Ubisoft La Forge. “Sebagai perancang ekosistem ini dengan akses langsung ke komunitas, kami mengeksplorasi cara untuk mencegah perilaku toksik dalam game secara lebih baik lewat kemitraan teknologi dengan Riot Games ini.”

Ajang Tencent Game Developers Conference Kembali Digelar pada 16 Agustus

Melalui proyek riset “Zero Harm in Comms”, Ubisoft dan Riot Games menelusuri cara peletakan fondasi teknologi untuk kolaborasi industri di masa depan dan menciptakan kerangka kerja yang menjamin etika serta privasi dari inisiatif ini. Berkat game Riot Games yang sangat kompetitif serta portofolio Ubisoft yang sangat beragam, basis data yang dihasilkan akan mencakup segala tipe pemain dan perilaku dalam game untuk melatih sistem AI milik kedua perusahaan dengan lebih baik.

“Perilaku yang mengganggu bukanlah masalah spesifik di game – setiap perusahaan yang memiliki platform sosial online berupaya untuk mengatasi tantangan tersebut. Itulah sebabnya kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan rekan di industri ini seperti Ubisoft, yang percaya pada penciptaan komunitas yang aman dan mengembangkan pengalaman positif dalam ruang online,” ujar Wesley Kerr, Head of Technology Research di Riot Games. “Proyek ini hanyalah contoh dari komitmen yang lebih luas dan pekerjaan yang sedang kami lakukan di Riot untuk mengembangkan sistem yang menciptakan interaksi yang sehat, aman, dan inklusif dalam game kami.”

Proyek riset “Zero Harm in Comms” yang masih dalam tahap awal ini menjadi langkah pertama dari sebuah proyek ambisius lintas industri yang bertujuan menguntungkan seluruh komunitas pemain di masa mendatang. Sebagai bagian dari eksplorasi riset pertama, Ubisoft dan Riot berkomitmen untuk berbagi pelajaran dari fase awal eksperimen ini kepada seluruh industri di tahun depan, apa pun hasilnya.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini