YCAB Kolaborasi dengan PT Lautan Luas Tbk Luncurkan Program Pelatihan STEM & Work Readiness pada 100 Remaja Indonesia

Ilustrasi

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Tingkat persaingan dalam dunia kerja saat ini begitu ketat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di tahun 2022 sebesar 5,83% dari total penduduk usia kerja sejumlah 208,54 juta orang. Problematika pengangguran di Indonesia saat ini mayoritas berlatar belakang dari lulusan SMA, yakni dari sekolah menengah kejuruan (SMK) sebesar 10,38% dan sekolah menengah umum (Non SMK) 8,35%. Beberapa lulusan yang menganggur tersebut justru tinggal di kawasan industri seperti DKI Jakarta.

Tingginya angka pengangguran terjadi ketika angkatan kerja tidak dapat diserap oleh industri. Padahal menurut Presiden Joko Widodo, Indonesia sendiri setidaknya membutuhkan 9 juta talenta digital untuk 15 tahun ke depan. Untuk mempersiapkan hal tersebut, tentunya dibutuhkan program kolaborasi bagi pendidikan generasi muda dalam mempersiapkan talenta digital yang handal, karena institusi pendidikan formal saat ini masih menggunakan kurikulum yang mungkin nanti tak lagi digunakan industri.

Pengetahuan sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) menjadi dasar untuk mendapatkan peluang masuk dalam lapangan pekerjaan industri teknologi yang memiliki penghasilan tinggi. Berkolaborasi dengan PT Lautan Luas Tbk, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) meluncurkan program STEM & Work Readiness yang akan diimplementasikan pada November sampai dengan Desember 2022.

Walaupun bidang-bidang tersebut semakin penting untuk pertumbuhan ekonomi masa depan, namun jumlah remaja Indonesia yang tertarik untuk bekerja di bidang STEM masih belum populer. Padahal terdapat 46 juta remaja di Indonesia, atau setara dengan 18 persen dari populasi Indonesia yang akan menjadi tumpuan bagi masa depan ekonomi Indonesia.

Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan karir yang setara bagi kaum marginal untuk mengatasi masalah tingginya pengangguran di kalangan kaum muda dan kurangnya keterampilan digital di Indonesia. Melalui program ini, kaum muda akan mendapatkan akses terhadap pendidikan STEM bersama dengan pelatihan yang diperlukan untuk mempersiapkan mereka di dunia kerja.

“Kerjasama antara Lautan Luas dan YCAB dalam program STEM dan Work Readiness merupakan salah satu bentuk perwujudan visi PT Lautan Luas Tbk yang baru yakni dunia yang lebih baik melalui usaha perusahaan. Selain itu, diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat menambah wawasan dan daya saing dari para perserta dalam dunia kerja.” Ungkap Jimmy Masrin, Wakil Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk.

YCAB Foundation dan HSBC Indonesia didukung Dekranasda Jawa Barat Resmikan Rumah Belajar Batik Tasikmalaya

Dalam upaya mendukung hal tersebut, PT Lautan Luas Tbk Bersama YCAB memberikan pendidikan kepada 100 remaja di Jakarta Barat mengenai STEM dan kesiapan kerja melalui pelatihan dan pendampingan selama 24 minggu. Program ini berfokus terhadap pengenalan akan STEM, kesiapan kerja, serta pembelajaran coding bagi 50 peserta pelatihan terbaik.

“Program bersama PT Lautan Luas Tbk ini menjadi sangat penting dalam menciptakan dan mempersiapkan generasi yang siap masuk ke dunia kerja. Kami tentunya sangat bersemangat dalam kolaborasi ini, terlebih program ini sesuai dengan visi pemerintah mengenai ekonomi digital Indonesia yang akan tumbuh pesat hingga 8 kali lipat pada tahun 2030.” Ujar Veronica Colondam, CEO dan Pendiri YCAB Foundation.

Program kolaborasi bersama PT Lautan Luas Tbk menawarkan aktivitas dan modul-modul yang dibuat berdasarkan kebutuhan remaja dan tren industri teknologi saat ini. Setelah pelatihan, remaja akan mendapatkan pendampingan karir yang bertujuan untuk memampukan remaja dalam menyesuaikan diri saat wawancara kerja, memahami dunia kerja, memahami minat dan bakatnya, dan dapat menetapkan pilihan karir masa depannya.

YCAB dan PT Lautan Luas Tbk percaya bahwa remaja Indonesia perlu memiliki eksposur terhadap berbagai karir STEM yang ada dan melihat panutan dalam pekerjaan yang bermanfaat ini. Semakin mereka bisa melihatnya, semakin besar kemungkinan mereka bisa menghadapi dunia pekerjaan.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini