XJTLU dan University of Liverpool Resmikan Joint Centre for Pharmacology and Therapeutics

Ilustrasi

BISNISASIA.CO.ID, SUZHOU – Pada 11 November, Xi’an Jiaotong-Liverpool University (XJTLU) dan University of Liverpool akan meresmikan Joint Centre for Pharmacology and Therapeutics lewat sebuah acara yang menggabungkan format virtual dan tatap muka di lokasi, tepatnya di Suzhou, Tiongkok.

Fasilitas ini, kolaborasi antara Tiongkok-Inggris, akan melibatkan ilmuwan terkemuka di kedua negara guna meningkatkan riset tentang mekanisme penyakit, serta mengembangkan obat baru untuk penyakit pada masa kini.

Sebagai pusat riset dunia yang menjalankan penelitian lintasdisiplin dan inovatif, fasilitas ini akan menjadi sarana unik untuk bertukar wawasan dan membina SDM, khususnya antara laboratorium ilmiah, serta mitra industri dan klinisnya dalam riset dasar dan klinis yang mengangkat ilmu keamanan obat, immuno-pharmacology, precision medicine, nanomedicine, serta regulatory science.

Anggota Joint Centre for Pharmacology and Therapeutics terdiri atas peneliti senior dari XJTLU; Fakultas Farmakologi dan Pengobatan di University of Liverpool, pemimpin ternama dunia dalam riset farmakologi dan toksikologi; Hengrui Pharmaceutical Co., Ltd (Shanghai), perusahaan farmasi berskala besar di Tiongkok; serta, Suzhou Guangji Psychiatric Hospital.

Aktivitas litbang di fasilitas ini akan bermanfaat bagi Suzhou—dihuni lebih dari 400 usaha rintisan berteknologi canggih dalam bidang biofarmasi yang berlokasi di kawasan industri BioBAY, serta bertekad tampil sebagai “Pusat Industri Farmasi di Tiongkok”—dan, Kota Liverpool.

“Perpaduan keahlian, keterampilan, fasilitas, dan sarana dari XJTLU dan University of Liverpool akan menjadi peluang yang baik bagi universitas untuk membuat dampak signifikan di sektor farmasi, serta mengembangkan bidang riset baru,” ujar Dr. Meng Huee Lee dari XJTLU, Co-director, Joint Centre for Pharmacology and Therapeutics.

Fasilitas ini akan mengandalkan peralatan dan fasilitas mutakhir dalam ilmu farmasi, biologi molekuler, ilmu kimia, dan ilmu lingkungan hidup, serta berbagai kegiatan yang didanai pemerintah, sektor swasta, dan industri farmasi.

Mahasiswa program PhD di XJTLU, dibimbing oleh XJTLU dan University of Liverpool, akan memanfaatkan hubungan litbang yang semakin erat. Lebih lagi, fasilitas ini memiliki hubungan yang dekat dengan perusahaan farmasi sehingga menjamin pasokan peneliti untuk memenuhi kebutuhan industri farmasi saat ini dan masa mendatang.

“Bersama mitra kami di XJTLU, lewat pendidikan dan riset, kami akan membina pengembangan SDM yang melibatkan pemimpin bidang riset, serta kolaborasi dan pengembangan usaha internasional yang menarik,” kata Profesor Christopher Goldring dari University of Liverpool, Co-director, Joint Centre for Pharmacology and Therapeutics.

Peresmian fasilitas ini menjadi bagian dari perayaan XJTLU Wisdom Lake Academy of Pharmacy yang memasuki tahun kedua.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini