ACCA Berbagi Visi Tentang “Talent Mobility” dan Visi Keberlanjutan dengan DIT di Asia Pasifik

Ilustrasi

BISNISASIA.CO.ID, SINGAPURA – Chief Executive, ACCA, Helen Brand OBE, bertemu dengan Pejabat Kerajaan Inggris, Deputy Trade Commissioner, Asia Tenggara, Sam Myers, untuk mempererat kemitraan di kawasan ini, mendukung konektivitas regional, serta meningkatkan aspek keberlanjutan.

Helen Brand OBE, Chief Executive, ACCA (Association of Chartered Certified Accountants) dan Pejabat Kerajaan Inggris, Deputy Trade Commissioner, Asia Tenggara, Sam Myers, bertemu untuk berdiskusi tentang langkah mempererat kemitraan antara ACCA dan Kementerian Perdagangan Internasional, Inggris, (Department for International Trade/DIT), serta mendukung talent mobility di kawasan ini.

Sekitar 20% peserta program dan anggota ACCA berasal dari Asia Pasifik. Lebih lagi, kualifikasi profesional ACCA telah banyak mendapat pengakuan dan kepercayaan pemberi kerja dari pihak perusahaan.

Mengomentari peran ACCA di Asia Pasifik, Helen Brand berkata: “Kami berkomitmen mendukung dan membantu pembangunan ekonomi yang berdaya tahan dan tangguh di kawasan ini melalui kompentensi para praktisi keuangan yang bekerja demi kepentingan umum. Profesi akuntansi berperan penting dalam transformasi model bisnis untuk mewujudkan masa depan yang etis, lebih setara, ramah lingkungan, dan inklusif. Lewat kolaborasi dan koneksi dengan DIT serta pihak lain, kami membuat kemajuan nyata dalam mendukung agenda ekonomi dan pendidikan penting di tingkat nasional dan regional.”

Helen juga didampingi Regional Director, ACCA, Pulkit Abrol, dan Country Manager, Daniel Leung FCCA.

Sam Myers, Pejabat Kerajaan Inggris, Deputy Trade Commissioner, Asia Tenggara, berkata: “Saya gembira bertemu kembali dengan tim ACCA di Singapura, dan mendukung rencana ambisius mereka untuk mempererat kemitraan di Asia Tenggara. Akuntansi merupakan sektor penting dalam ekonomi yang berkembang dan berkelanjutan, khususnya di sebuah wilayah dinamis dengan pasar jasa keuangan yang bertambah pesat.

“Tahun lalu, sektor jasa keuangan berkontribusi sebesar 17,6% terhadap ekspor jasa Inggris ke ASEAN, atau mencapai nilai sekitar £1,5 miliar. Didukung sektor keuangan kami yang terkemuka di dunia, saya menilai, kemitraan Inggris dengan Asia Tenggara akan bertambah erat lewat upaya sejumlah organisasi seperti ACCA.”

Pertemuan ini berlangsung ketika Helen Brand berkunjung ke Singapura untuk bertemu dengan pemimpin sektor swasta dan publik*. Kunjungan tersebut juga menjajaki cara meningkatkan kerja sama di antara pemangku kepentingan guna memajukan profesi akuntansi.

ACCA adalah asosiasi profesi akuntan yang terkemuka di dunia. ACCA memiliki komunitas global yang terus berkembang, dan terdiri atas 241.000 anggota serta 542.000 calon anggota di 178 negara. ACCA memiliki sejarah panjang dan jangkauan luas di Singapura, serta berkontribusi besar terhadap perkembangan profesi akuntansi di negara tersebut. Ujian ACCA yang pertama digelar mulai 1930-an. Kini, ACCA berkolaborasi dengan lebih dari 200 perusahaan pemberi kerja di Singapura yang bergerak di berbagai jenis industri lewat program approved employer.

*Pertemuan ini juga melibatkan Kementerian Keuangan, pemimpin Singapore Accountancy Commission (SAC), Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA), Institute of Singapore Chartered Accountants (ISCA), serta Chartered Accountants Australia and New Zealand (CA ANZ).(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini