Dukungan ICDX Bagi Bangka Belitung, Provinsi dengan Sumber Kekayaan Alam yang Melimpah

Ilustrasi

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Provinsi Bangka Belitung kaya akan sumber daya alam. Salah satunya adalah komoditi timah yang merupakan komoditi tak terbarukan. Sekitar 99% potensi timah Indonesia berada di Kepulauan Bangka Belitung. Sehingga Indonesia memiliki peluang besar dalam menjadi price maker timah dunia dengan pertimbangan Indonesia memiliki cadangan timah yang cukup besar.

Sejak ditransaksikan melalui Bursa Timah Indonesia, ICDX, volume ekspor ke Singapura turun 60% sejak 2014-2022. ICDX juga mencatatkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) atas transaksi timah Indonesia sudah lebih dari $9 miliar. Hal ini menunjukkan sektor pertambangan timah memberikan dampak yang cukup besar terhadap perekonomian nasional.

“Besarnya potensi timah Indonesia di Bangka Belitung telah memberikan sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar. Sehingga kami tergerak untuk mendukung masyarakat Bangka Belitung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kami,” jelas Direktur ICDX, Nursalam.

Selain sumber daya alam tambang, Bangka Belitung juga kaya dengan keindahan wisata pantai, kebudayaan masyarakat, dan hutan Mangrove. Ekosistem hutan mangrove di Bangka Belitung diperkirakan berumur 750 tahun, menjadi salah satu yang tertua di dunia. Keberadaan hutan mangrove di Bangka Belitung tidak hanya mencegah erosi dan abrasi garis pantai, tetapi menjadi surga bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam di negeri laskar pelangi itu.

ICDX Commodity Outlook Q3 2022: Tren Komoditi di Tengah Gejolak Inflasi Tinggi Dunia

“ICDX percaya bahwa bisnis harus mengembalikan apa yang telah kita ambil dari alam kepada alam. OIeh karena itu, kami melakukan penanaman 5000 bibit pohon mangrove di Bangka Belitung. Penanaman ini sebagai bagian dari komitmen untuk mengadvokasi dan mengusahakan misi netral karbon,” tambah Nursalam.

Penanaman mangrove di Desa Kurau Barat, Kecamatan Koba, Bangka Tengah ini juga sebagai cita-cita ICDX untuk turut ambil bagian dalam mempercepat Net Zero Emission dengan mengupayakan upaya netral karbon baik dalam lingkungan perusahaan juga bagi masyarakat luas. Sebagaimana diketahui, mangrove memiliki manfaat sebagai penyimpan karbon.

Ke depannya ICDX juga ingin mengajak masyarakat luas untuk dapat turut serta dalam melestarikan hutan mangrove melalui pengembangan proyek hijau penurunan karbon melalui kampanye #GoCarbonNeutral. Masyarakat luas dapat berdonasi dengan membeli pohon mangrove di Desa Kurau Barat. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Bangka Belitung.

“Kami berharap dapat menginsipirasi anggota kami untuk turut serta dalam upaya netral karbon, sehingga semakin banyak sektor swasta yang terlibat untuk dekarbonisasi dalam rangka mempercepat pencapaian Net Zero Emission,” tutup Nursalam.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini