SnackVideo dan Kemendikbud Ristek Bantu Populerkan Tradisi dan Budaya Indonesia Lewat Konten Video Pendek #LebihBaikLagi

Pembicara dan moderator Talkshow kampanye program budaya - (Ka-Ki) Rahabi Mandra, Radityo Utomo, Ahmad Mahendra, Gentur Adiutama

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Setelah sukses mengajak pengguna internet Indonesia untuk berkreasi lewat konten video pendek yang edukatif, positif, dan kaya unsur budaya Indonesia lewat kampanye #LebihBaikLagi pada tanggal 11–31 Juli 2022 lalu, SnackVideo dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) hari ini menutup penyelenggaraan Kampanye Program Budaya tersebut dengan menyelenggarakan acara bincang-bincang live streaming mengenai peran sosial media dalam mempopulerkan kebudayaan Indonesia di Kemendikbud Ristek, Senayan. Acara ini dihadiri oleh Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbud Ristek, Radityo Utomo selaku Regional Manager Southeast Asia dan South Asia dari SnackVideo, Rahabi Mandra seorang sutradara muda, dan Gentur Adiutomo, Analis Kerjasama Kebudayaan sebagai moderator.

Kampanye Program Budaya #LebihBaikLagi yang merupakan hasil kerjasama antara SnackVideo bersama Kemendikbud Ristek, memiliki misi yang fokus kepada penyebaran budaya, perluasan informasi, serta pelestarian nilai-nilai luhur yang terkandung dalam warisan budaya Indonesia untuk generasi yang akan datang.

Pada acara penutupan ini, Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik, dan Media menjabarkan peran media sosial yang efektif dalam mempopulerkan tradisi dan budaya melalui video pendek. “Saat ini, peran media sosial menjadi pendukung utama dalam mendukung kelestarian nilai-nilai budaya di berbagai generasi, khususnya generasi muda yang menjadi agen penggerak kebudayaan. Kemendikbud Ristek mendukung penuh program #LebihBaikLagi SnackVideo, untuk memberikan wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan kreativitas dan membangkitkan rasa bangga terhadap budaya dan identitas Indonesia,” jelasnya.

Ahmad Mahendra melanjutkan, “Kami berharap kerjasama antara Kemendikbud Ristek dan SnackVideo dapat mendorong generasi muda untuk menyebarkan pesan-pesan positif dan menjalankan nilai-nilai budaya dalam kegiatan sehari-hari.”

Beragam konten video pendek dalam tagar #LebihBaikLagi di SnackVideo dapat ditonton sebagai referensi informasi budaya, kuliner, olahraga, dan bahkan bahasa. Salah satu konten menarik unggahan konten kuliner tradisional Septiya Pramawati yang membuat tutorial memasak sambal tempe aroma daun jeruk dengan pot tungku bara dari tanah liat, sukses mendapat atensi para pengguna SnackVideo.

SnackVideo Bersama Kemendikbud Ristek Gelar Kompetisi #LebihBaikLagi Ajak Masyarakat Sebarkan Pesan Positif Lewat Konten Video Pendek

Selain itu, ada pula konten kreator asal Kupang NTT, Natalino Mella, yang terus konsisten mempopulerkan alat musik Sasando dalam video pendeknya di SnackVideo. “Dengan adanya platform media sosial seperti SnackVideo, saya dapat mempopulerkan Sasando kepada siapapun dan di manapun. Kini saya tidak harus tampil secara langsung di atas panggung untuk mengajak orang menikmati permainan Sasando saya, tapi saya juga dapat menjangkau lebih banyak orang dengan membagikan penampilan saya di media sosial.”

Media sosial telah memberi ruang bagi siapapun untuk membuat sekaligus menjadi penikmat konten. Upaya edukatif terkait pelestarian budaya Indonesia yang pada era sebelum digital terkesan kaku, kini dapat disampaikan dan dinikmati oleh siapapun dengan konten yang lebih menarik. Konten video pendek, yang sangat digemari masyarakat Indonesia, menjadi alat yang ampuh dalam kampanye pelestarian dan penyebaran budaya Indonesia.

Kolaborasi SnackVideo dan Kemendikbud Ristek dalam mempopulerkan budaya dan tradisi Indonesia sudah terjalin sejak tahun lalu, melalui berbagai program kerja sama untuk memperingati Hari Batik dan Sumpah Pemuda. Melalui kerja sama ini, konten positif SnackVideo disebarluaskan melalui akun media sosial dan KOL yang telah dirangkul oleh Kemendikbud Ristek. Kampanye #LebihBaikLagi juga mengangkat tema “Revolusi Mental” yang bertujuan mempromosikan nilai-nilai gotong royong, etos kerja, dan integritas melalui konten-konten budaya.

“Kami hadir untuk memberikan ekosistem yang diperlukan dalam era digital ini. Sebagai platform video pendek dan live streaming, kami ingin memberikan konten yang positif, relevan dengan keseharian, dan tentunya menarik. Melalui inisiatif seperti #LebihBaikLagi, para konten kreator didorong untuk membuat konten edukatif yang dapat membantu terbentuknya kesadaran masyarakat akan nilai budaya tradisi Indonesia,” ujar Radityo Utomo – Regional Manager Southeast Asia and South Asia dari SnackVideo.

Dalam kampanye #LebihBaikLagi, para konten kreator dan pengguna SnackVideo dapat menemukan berbagai konten dan kreasi dengan berbagai tagar, seperti #LebihBaikBerbudaya, yang membedah berbagai tradisi dan budaya khas dari Sabang hingga Merauke, tagar #LebihBaikOlahraga yang mengajak masyarakat untuk berolahraga yang baik dan efisien, dan juga #LebihBaikKuliner, yang diperuntukkan bagi penggemar konten kuliner masakan khas Indonesia, rasa hingga tips berbisnis makanan.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini