Elite Investasi dan Perdagangan Global Berkolaborasi di Tiongkok Barat demi “Masa Depan yang Lebih Cerah”

Sebagai salah satu wilayah anggota yang berpartisipasi dalam WCIFIT, wilayah baru Liangjiang New Area menandatangani serangkaian program di bidang-bidang seperti ilmu kehidupan, materi baru, ekonomi digital, keuangan modern dan konsumsi internasional. (Foto/Zhang Kunkun) (PRNewsfoto/iChongqing)

BISNISASIA.CO.ID, CHONGQING – Ajang Western China International Fair for Investment and Trade (WCIFIT) Keempat telah ditutup. Di ajang ini, banyak proyek digagas oleh perusahaan perdagangan dan investasi asal Tiongkok dan luar negeri.

Sebagai tuan rumah WCIFIT, Chongqing meraih 66 proyek dengan nilai kontrak RMB 222,85 miliar dari investor internasional seperti Lion City Capital asal Singapura, AVA Group, dan Elion International. Sebuah kawasan industri e-commerce lintaswilayah juga akan dibangun di Chongqing, seperti yang diumumkan president, Alliance Investment Management, di ajang tersebut.

WCIFIT digagas oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok dan pemerintah Chongqing pada 2018. Tujuan WCIFIT adalah menjadi platform promosi untuk diplomasi, serta perdagangan dan investasi di Tiongkok Barat.

Bagi investor asing, Tiongkok Barat menawarkan peluang bisnis yang besar: luas daerah barat setara dengan 72% daratan Tiongkok, dan memiliki 380 juta penduduk. Selain kota-kota besar seperti Chongqing dan Chengdu, kerja sama bisnis internasional yang komprehensif dan berkembang baik pun segera digagas.

WCIFIT juga berperan sebagai “Pameran Dunia” berskala kecil. Di WCIFIT, sejumlah negara dan wilayah memamerkan produk dari beragam latar belakang budaya. Hal ini bertujuan mempromosikan pertukaran budaya. Jesús Seade, Duta Besar Meksiko untuk Tiongkok, turut mengikuti acara pemotongan pita secara simbolis di paviliun pameran Meksiko.

WCIFIT berlangsung di Chongqing Liangjiang New Area, area nasional ketiga setelah Shanghai Pudong New Area dan Tianjin Binhai New Area. Sejak terbentuk pada 2010, Liangjiang telah membawa Chongqing dan Tiongkok Daratan menuju implementasi kebijakan pintu terbuka yang lebih intensif.

Pelabuhan laut-kereta terbesar di Tiongkok, Pelabuhan Guoyuan, terletak di Liangjiang. Berlokasi di sisi bagian atas Sungai Yangtze, berbagai kapal dari Pelabuhan Guoyuan menuju Shanghai dan menjangkau negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Laos, dan Myanmar, lalu melanjutkan perjalanannya ke Asia Tengah, dan tiba di Duisburg, Jerman. Baru-baru ini, Kereta Cepat Tiongkok-Eropa melaporkan, kereta ke-10.000 telah berangkat dari Pelabuhan Guoyuan menuju Eropa.

Liangjiang New Area menjadi area utama yang menjalankan program kerja sama pemerintah Tiongkok-Singapura yang ketiga. Program ini memiliki rencana baru untuk meningkatkan transportasi internasional, logistik, dan keuangan antara Tiongkok dan Asia Tenggara.

Selain WCIFIT, Liangjiang juga menggelar Smart China Expo dan China-Singapore Financial Summit.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini