Menuju Arah yang Tepat, Perkembangan Ferrero Group Capai Target Keberlanjutan

Ferrero Group

BISNISASIA.CO.ID, SINGAPURA – Ferrero Group segera mencapai target ambisiusnya dalam aspek keberlanjutan, termasuk beralih memakai energy terbarukan di seluruh pabrik, serta target yang terkait dengan pengadaan bahan baku dan kemasan. Hal ini disampaikan grup usaha yang bergerak di segmen makanan kemasan yang bercita rasa manis tersebut, hari ini.

Perkembangan ini dicantumkan Ferrero Group dalam Laporan Keberlanjutan Ke-13. Laporan tersebut memuat langkah-langkah Ferrero Group untuk mencapai target lingkungan hidup dan sosial pada 2021 dalam empat bidang: pelestarian alam, pengadaan bahan baku secara berkelanjutan, mempromosikan kegiatan konsumsi yang bertanggung jawab, serta memberdayakan manusia. Laporan Keberlanjutan ini dirilis setelah Laporan Hak Asasi Manusia yang pertama diterbitkan Ferrero Group guna membahas isu-isu HAM terpenting dalam seluruh rantai nilai industri.

“Pandemi telah menimbulkan kendala sosial dan ekonomi global yang berbeda-beda di setiap negara. Namun, sebagai sebuah perusahaan, kami mampu bertahan, dan perkembangan positif dalam rencana keberlanjutan kami tidak terimbas. Hal tersebut dapat Anda baca pada laporan tersebut. Lebih lagi, bisnis kami terus berekspansi, baik melalui akuisisi baru dan pertumbuhan organik,” ujar Giovanni Ferrero, Executive Chairman, Ferrero Group.

Sejumlah poin penting dalam Laporan Keberlanjutan 2021 termasuk:

  1. Ferrero segera mencapai target 2025, yakni memanfaatkan 100% kemasan yang dapat digunakan kembali, didaur ulang, atau terurai di alam, pencapaian target ini mencapai 83% sepanjang tahun lalu
  2. Ferrero menetapkan target keberlanjutan yang ambisius dalam hal kemasan produk, termasuk mengurangi penggunaan plastik baru sebesar 10%, dan meningkatkan kandungan material daur ulang dalam kemasan plastik hingga 12% pada 2025
  3. Transisi menuju sumber energi terbarukan berlangsung cepat, dan 84% listrik yang dipasok untuk pabrik Ferrero kini berasal dari sumber terbarukan, bahkan 16 pabrik Ferrero telah 100% beroperasi dengan listrik dari sumber terbarukan
  4. Ferrero telah mencapai 100% target pengadaan bahan baku gula tebu yang tersertifikasi oleh Bonsucro
  5. Ferrero juga melaporkan aspek keterlacakan (traceability) bahan baku dari jenjang lahan pertanian untuk lebih dari 95% volume kakao
  6. Ferrero melatih lebih dari 134.000 petani di Pantai Gading dan Ghana guna mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan di wilayah-wilayah penghasil kakao, hal ini menjadi bagian dari interaksi lapangan yang dijalankan Ferrero bersama mitra petani kakao.

“Seperti yang tercantum dalam laporan tersebut, kami berhasil mengembangkan banyak aspek dari strategi keberlanjutan secara signifikan, terutama dalam konteks target yang sebelumnya ditetapkan Ferrero. Kami meningkatkan efisiensi energi dan memastikan program belanja modal yang tersentralisasi mampu menurunkan jejak karbon. Kami juga membuat banyak pencapaian dalam portofolio kemasan produk, sejalan dengan rencana pengembangan aspek keberlanjutan pada 2025. Dari sisi pasokan bahan baku yang dicantumkan atau diperbarui dalam Piagam Kakao, Piagam Kelapa Sawit, dan Piagam Hazelnut, Ferrero ingin mewujudkan kegiatan produksi yang bermanfaat bagi semua pihak di setiap industri,” jelas Lapo Civiletti, Chief Executive Officer, Ferrero Group.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini