SCG Ajak Publik Kolaborasi dalam Meringankan Krisis dan Ketimpangan Dunia pada ESG Symposium 2022

ESG Symposium 2022

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – SCG, perusahaan terkemuka di ASEAN, menyelenggarakan ESG Symposium 2022, sebuah forum keberlanjutan internasional terdepan, pada 19 Juli 2022. Simposium ini akan menampilkan kolaborasi global untuk mempercepat pengentasan krisis dunia dan membangun masyarakat rendah karbon dengan inovasi untuk mencapai net-zero. Pada acara tersebut juga akan dibahas persoalan ketimpangan sosial guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Acara ini terbuka untuk umum secara virtual dengan mendaftar di bit.ly/ESGSymposium2022 (umum) dan bit.ly/Press-ESGSymposium2022 (khusus rekan media).

ESG Symposium 2022 mengusung tema Achieving ESG and Growing Sustainability atau Mencapai ESG dan Menumbuhkan Keberlanjutan untuk mengatasi krisis dunia. SCG mengajak masyarakat Indonesia untuk membangun masyarakat ASEAN yang berkelanjutan dalam sesi eksklusif oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, H.E. Dato Lim Jock Hoi, yang akan membahas mengenai “Menuju masyarakat ASEAN yang berkelanjutan dan tangguh”. Selain itu, akan ada paparan ESG dari perspektif global oleh Peter Bakker, Presiden & CEO WBCSD (World Business Council for Sustainable Development), dan Bonnie Leung, Direktur BlackRock Sustainable Investing, sebuah perusahaan manajemen investasi multinasional.

SCG Targetkan Kurangi Emisi Karbon Dalam Negeri Lewat Penerapan Prinsip ESG 4 Plus di Seluruh Lini Bisnis

Publik juga dapat mempelajari lebih dalam mengenai ESG dari pelaku bisnis seperti Thomas Guillot, Chief Executive of the Global Cement and Concrete Association (GCCA), Elisabeth Brinton, Corporate Vice President, Sustainability, Microsoft dan Methawee Thatsanasateankit, CEO Vulcan Coalition, seorang pendiri AI startup bagi penyandang disabilitas.

Kemudian pada sesi terakhir, publik dapat menyaksikan sebuah dialog untuk menghasilkan solusi yang nyata dan berdampak melalui kolaborasi menuju masyarakat rendah karbon, net-zero, dan pengurangan ketimpangan sosial. Dialog tersebut akan dipaparkan oleh Kittipong Promwong, Ph.D., Presiden Dewan Kebijakan Riset dan Inovasi Sains Pendidikan Tinggi Nasional, Paradorn Chulajata, Ketua Kehormatan, Klub Industri Plastik, Federasi Industri Thailand, Suphajee Suthumpun, Group Chief Executive Officer Dusit International, dan Kananate Watewitee, Montfort College, perwakilan tim dari program pengembangan bahasa isyarat dan game online untuk pendidikan. Diskusi ini juga akan diikuti oleh Roongrote Rangsiyopash, Presiden & CEO SCG yang akan menyampaikan ajakan bagi semua sektor untuk masa depan yang berkelanjutan bersama ESG.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini