“Brand Footprint” 2022 : Yili Tetap Jadi Merek FMCG Terbaik yang Paling Banyak Dipilih Konsumen Tiongkok

Yili Products

BISNISASIA.CO.ID, HOHHOT – Pada 23 Juni, Kantar Worldpanel merilis “Chinese Mainland Brand Footprint Report 2022”. Dengan laju penetrasi merek sebesar 92,4% dan jangkauan konsumen sebanyak 1,3 miliar, Yili kembali menjadi merek FMCG yang berada di peringkat nomor satu di pasar Tiongkok. Selama 10 tahun berturut-turut, Yili berhasil menjadi merek pilihan konsumen Tiongkok dalam laporan Kantar, “Brand Footprint”.

“Kualitas Yili” didukung 1,3 miliar konsumen Tiongkok

Berkat produk bermutu tinggi, Yili berhasil menjangkau lebih dari 1,3 miliar konsumen Tiongkok. Dengan prinsip “Yili” berasosiasi dengan kualitas terbaik, Yili membangun sistem manajemen mutu internal secara lengkap. Sistem ini mencakup seluruh tenaga kerja dan proses operasional, serta lebih dari 1.000 inspeksi yang dilalui setiap produk Yili.

Di sisi hulu, Yili mengembangkan sistem “smart farm” dalam membudidayakan sapi secara lebih terarah dan ilmiah, serta mengelola kesehatan ternak demi menghasilkan bahan baku susu yang bermutu tinggi. Di sisi menengah (midstream), Yili memperbarui “smart factory” dan melengkapinya dengan sistem keterlacakan produk secara terpadu. Sistem ini mengumpulkan dan menganalisis data produksi untuk memantau dan mencegah kualitas produk, serta menyediakan peringatan dini (early warning) tentang risiko mutu produk. Di sisi hilir, Yili meluncurkan platform digital yang menghasilkan analisis secara lebih efisien dan akurat tentang kebutuhan konsumen. Platform ini pun semakin meningkatkan kualitas produk dan layanan.

Inovasi berkelanjutan turut mempertahankan status Yili sebagai merek terbaik pilihan konsumen Tiongkok

Dengan meyakini prinsip “Tanpa inovasi, masa depan tidak akan terwujud”, Yili menyesuaikan inovasi dengan bidang litbang penting, serta mengintegrasikan sumber daya global untuk membangun jaringan inovasi. Hingga kini, Yili telah mendirikan 15 pusat inovasi yang tersebar di Asia, Eropa, Oseania, dan Amerika.

Tahun ini, Yili juga meluncurkan banyak produk baru demi memenuhi beragam kebutuhan konsumen akan nutrisi dan manfaat kesehatan. Didukung inisiatif pemasaran inovatif, produk dan bisnis baru Yili mengalami pertumbuhan pesat. Satine Ultra-Filtered Milk, misalnya, telah mendapat sambutan hangat di pasar karena memenuhi kebutuhan konsumen akan produk kesehatan. Produk baru ini memiliki kandungan protein dan kalsium yang lebih tinggi, namun kandungan lemak dan sodiumnya lebih rendah. Keunggulan ini terwujud berkat aplikasi teknologi ultra-filtering pada bahan baku susu. Teknologi tersebut mengurangi lemak, laktosa, dan sodium yang berlebihan, berikut dengan kandungan air, untuk meningkatkan kadar protein dari susu terkondensasi.

Selain Yili, Yili Group juga memiliki lebih dari 20 submerek. Omzet tahunan dari merek unggulan Yili, AMBPOMIAL, dan Satine masing-masing tercatat di atas RMB 20 miliar. Sementara, merek Jinlingguan dan Youngfun masing-masing membukukan omzet di atas RMB 10 miliar.

Berbagai produk inovatif turut mendukung pertumbuhan berkelanjutan Yili. Pada 2021, Yili meraih pendapatan total senilai RMB 110,595 miliar. Dengan demikian, Yili menjadi produsen susu pertama di Asia yang mencatat omzet senilai RMB 100 miliar.

Menurut Jason Yu, General Manager, Kantar, Tiongkok, terlepas dari berbagai terobosan di pasar Tiongkok selama dekade terakhir, merek-merek unggulan mampu bertahan. Merek-merek tersebut sukses membangun model pertumbuhan pelanggan secara berkelanjutan berkat kekuatan merek yang luar biasa, keunggulan kanal penjualan, dan inovasi produk yang baik.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini