Gelar Pameran Lukisan Seniman Neurodiversity di Stasiun, MRT Jakarta Dukung Kreativitas Muda di Ruang Publik

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno saat mengunjungi area pameran pada Jumat (24/06).

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Pemandangan tidak biasa terlihat di area Exit B Stasiun Bundaran HI. Puluhan lukisan dengan warna yang menarik pandangan terpajang dengan apik. Warna-warna terang mencuri perhatian para pengguna jasa yang lalu lalang di Stasiun Bundaran HI. Pemandangan tersebut dihasilkan dari pameran tidak kurang dari 20 lukisan karya seniman- seniman neurodiversity bertemakan “Through Our Window”. Siang itu, beberapa penumpang terlihat berhenti dan mengamati lukisan-lukisan yang dihasilkan dari kreativitas para penyandang neorodiversity, yaitu suatu kondisi seseorang dengan saraf yang berbeda seperti autis, disleksia, dan berbagai individu dengan tipe saraf lainnya. Sebagai moda transportasi modern, MRT Jakarta sangat mendukung upaya menjadikan sarana ruang publik sebagai ruang interaksi dan mendapatkan pengalaman baru, seperti pameran oleh seniman muda ini.

“Saya sangat mengapresiasi MRT Jakarta yang telah memfasilitasi terlaksananya pameran ini. Sejak dulu, saya selalu bicarakan dengan direksi MRT Jakarta agar mengisi ruang- ruang seperti ini dengan kreasi dari seluruh lapisan masyarakat, seperti pameran ini,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno saat mengunjungi area pameran pada Jumat (24/06). “Saya juga memberi apresiasi bahwa penyelenggaraan ini fokus kepada teman-teman penyandang disabilitas. Saya lihat keren-keren semua dan bisa menjadi kebanggaan kita untuk menujukkan bahwa teman-teman ini punya talenta yang luar biasa,” ujarnya.

Pendiri Kitaoneous.asia Maria Ulfa, organisasi yang menggagas pameran ini menceritakan tujuan penyelenggaraan pameran ini. “Tujuannya hanya satu, yaitu sebagai publikasi ke masyarakat luas. Kami dari kineous.asia fokus kepada advokasi anak yang disabilitas dan kami menginginkan pameran di tempat publik, bukan di museum, semata-mata agar edukasi masyarakat umum lebih luas lagi,” jelasnya. “Saya berterima kasih kepada MRT Jakarta yang menyambut baik dan memberikan dukungannya kepada kami. Terus terang, kami terbantu sekali, “ tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa pemilihan stasiun MRT Jakarta sebagai lokasi pameran karena Maria menilai stasiun MRT Jakarta itu memilki nilai yang sama dengan apa yang mereka yakini, yaitu aksesibilitas. “Stasiun MRT itu cocok dengan kriteria kami yang aksesibel, termasuk kursi roda. Selain karena tempatnya bagus, ya,” ujarnya.

Jamming at Station: Dekatkan Penumpang dan Karyawan MRT Jakarta

Selain di Stasiun Bundaran HI, pameran ini juga dilaksanakan di Stasiun Asean yang menampilkan 20 lukisan yang juga dibuat oleh seniman yang sama. Lokasinya berada di jembatan layang yang menghubungkan Stasiun ASEAN dan Simpang CSW.

Salah satu pengunjung, Ken (27) yang ditemui saat sedang melihat area pameran di Stasiun Bundaran HI menyatakan kekagumannya terhadap lukisan yang ditampilkan. “Lukisannya bagus-bagus, ya. Nggak nyangka ternyata teman-teman disabilitas yang lukis. Ternyata mereka nggak berbeda dengan kita,” tuturnya. “Dan MRT baik sekali memfasilitas pameran mereka di tempat umum, “pungkasnya.

Masyarakat yang ingin melihat pameran ini, dapat berkunjung langsung ke Stasiun Bundaran HI dan ASEAN mulai 18 hingga 29 Juni 2022.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini