SAUDIA Umumkan Rencana Operasional untuk Musim Haji 2022

Saudi Arabian Airlines (SAUDIA) umumkan rencana operasionalnya untuk mengangkut peziarah ke Arab Saudi untuk musim Haji tahun ini.

BISNISASIA.CO.ID, JEDDAH – Saudi Arabian Airlines (SAUDIA), maskapai berbendera nasional Arab Saudi, telah mengumumkan rencana operasionalnya untuk mengangkut peziarah ke Arab Saudi untuk musim Haji yang akan datang tahun ini.

Peziarah yang mengunjungi Arab Saudi akan diterbangkan dari seluruh dunia ke Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah atau Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdulaziz di Madinah. Dari sana, para tamu akan memulai perjalanan iman dan syukur mereka ke kota suci Makkah. Setelah mengunjungi Masjid Nabi di Madinah, mereka akan diterbangkan kembali ke negara asalnya usai berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji mereka.

SAUDIA dilengkapi dengan sangat baik dalam memberikan peziarah layanan kelas dunia di setiap titik sentuh di seluruh perjalanan mereka dan dalam menyediakan penerbangan dan kapasitas kursi demi memenuhi permintaan tamu.

Insinyur hebat Ibrahim Al-Omar, Direktur Jenderal Saudia Group, menyatakan bahwa maskapai berbendera nasional telah menyimpulkan semua persiapan untuk mulai mengangkut peziarah. Rencana itu mengikuti arahan Komite Haji Agung yang dipimpin oleh Yang Mulia Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Nayef bin Abdulaziz, Menteri Dalam Negeri, dan Komite Haji Pusat, yang dikepalai oleh Yang Mulia Pangeran Khalid Al-Faisal bin Abdulaziz, Penasihat Kustodian Dua Masjid Suci dan Gubernur Propinsi Makkah, berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah dan Program Pengalaman Haji Visi 2030.

Sejak awal, SAUDIA terus menawarkan layanan kelas dunia yang lengkap bagi peziarah sepanjang perjalanan mereka ke tempat-tempat Suci Makkah dan Madinah, sambil juga memastikan kepulangan tamu secara aman ke negara asal mereka.

SAUDIA telah mendedikasikan 14 armada pesawat untuk peziarah, yang diharapkan dapat melakukan 268 penerbangan internasional dari dan ke 15 stasiun di seluruh dunia, serta 32 penerbangan domestik dari dan ke enam stasiun. Keseluruhan, maskapai akan bertanggung jawab dalam menyediakan 107.000 kursi internasional dan 12.800 kursi domestik selama Musim Haji.

Strategi Pemerintah Menghadapi Dibukanya Musim Haji dan Umrah di Masa Pandemi

Maskapai ini telah mendedikasikan divisi bisnis untuk Haji dan Umrah yang bertanggung jawab mengevaluasi dan memilih pasar-pasar dengan yang permintaan tertinggi permintaan untuk peziarah serta melakukan perjanjian dengan agen resmi di negara-negara ini. Selain itu, SAUDIA melakukan penerbangan teratur ke dan dari tujuan-tujuan ini, yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 penerbangan domestik dan internasional.

Peziarah akan menikmati banyak manfaat dalam penerbangan, termasuk mendengarkan panggilan Haji, juga pengumuman setengah jam sebelum penerbangan mencapai Miqat (suatu batas bagi peziarah muslim untuk niat melaksanakan ibadah Haji dan Umrah). Para tamu juga dapat menikmati konten hiburan penerbangan termasuk menonton dokumenter informatif tentang Haji dan Umrah melalui saluran khusus, dengan konten audio 162 menit, gambar bergerak 70 menit, program informasi 210 menit, dan doa dan konten panduan 210 menit dalam bahasa Arab dan Inggris. Penerbangan juga akan menayangkan konten guna mempersiapkan peziarah untuk ritual ibadah Haji mereka baik di layar utama maupun atas kepala.

Dengan rencana strategisnya, SAUDIA bertujuan untuk menerbangkan lebih banyak peziarah dari lokasi tampaknya ada peningkatan permintaan untuk wisata Haji dan Umroh.

Maskapai bertujuan untuk mempertahankan rekor keamanannya 100 persen sekaligus memberikan kenyamanan bagi peziarah demi memastikan pengalaman yang aman dan tak terlupakan. Untuk tujuan ini, SAUDIA telah memobilisasi tim khusus sepanjang waktu guna memastikan layanan sempurna di setiap langkah perjalanan. Maskapai juga berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Otoritas Umum Penerbangan Sipil, dan semua badan pemerintah lainnya yang beroperasi di bandara, serta entitas lain yang terlibat dalam pengiriman layanan Haji termasuk asosiasi Haji, Asosiasi Otomotif, dan penyelenggara perjalanan di Arab dan sekitarnya.

Layanan tambahan SAUDIA termasuk pra-pengaturan awak pesawat dan petugas darat yang berbicara bahasa para peziarah, mengirim wadah air Zam Zam ke negara asal jemaah, dan menyediakan penerbangan tambahan bagi mereka yang ingin mengunjungi Madinah. Maskapai juga memastikan bahwa terdapat tenaga kerja dan peralatan darat yang memadai demi memenuhi volume operasional yang diharapkan.

Untuk merampingkan operasi dan mengurangi tekanan di bandara, SAUDIA akan mengangkut barang bawaan jemaah haji ke tempat tinggal mereka di Makkah atau Madinah, dan kemudian kembali ke area pemrosesan bagasi di bandara keberangkatan. Maskapai ini juga akan mengadakan kampanye kesadaran untuk membiasakan jemaah dengan aturan dan peraturan penanganan bagasi dan prosedur terkait demi memastikan kelancaran pemrosesan barang-barang mereka.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini