ONE°15 Marina Gencarkan Konservasi Laut dengan Menggelar Ajang Perdana “Blue Water EduFest” di Singapura

ONE°15 Marina - Perdana "Blue Water EduFest"

BISNISASIA.CO.ID, SINGAPURA – Pejuang konservasi laut dari seluruh wilayah akan bertemu di Singapura dalam ajang perdana Blue Water EduFest yang digelar ONE15 Events Management (“ONE°15”), anak usaha SUTL Enterprise Limited, pada November mendatang.

Segera berlangsung pada 3-6 November 2022 di ONE°15 Marina Sentosa Cove Singapore, acara berdurasi empat hari ini ingin meningkatkan kesadaran publik tentang konservasi laut, dan mengangkat kiprah pegiat pelestarian alam di seluruh wilayah. Didukung Sentosa Development Corporation dan International Seakeepers Society Asia, ajang ini menyasar kalangan pengambil kebijakan dan pelaku industri yang terlibat dalam pengembangan infrastruktur, pemilik kapal pesiar, pebisnis, wirausaha sosial, tokoh pelestari alam, pemengaruh media, dan sosok-sosok lain yang ingin melestarikan laut.

Semakin berfokus melestarikan keanekaragaman hayati laut di Singapura, Blue Water EduFest menjadi forum tahunan penting bagi seluruh pemangku kepentingan terkait. Lewat forum ini, mereka membangun, terhubung, dan bergabung sebagai satu komunitas kohesif yang melestarikan laut bagi generasi selanjutnya.

Arthur Tay, CEO, SUTL, merupakan sosok penting di balik ajang ini. Tay berkata, “Sebagai penggemar kapal dan penyelam, saya sangat prihatin dengan betapa parahnya kondisi laut. Bagi saya, dua warna utama dari alam yang memengaruhi kehidupan dan mata pencaharian manusia adalah biru dan hijau. Hijau adalah warna flora dan fauna, sedangkan, biru merupakan warna laut dan pantai. Kedua warna ini secara drastis mengalami kerusakan akibat kelalaian, ketidakpedulian, dan kadang kala, egoisme kita.

Maka, kita harus mendukung ‘gerakan Blue Water’ di wilayah ini lewat kolaborasi dengan kalangan pemerintah dan pelaku industri tingkat regional.

“Tech for a Better Planet”: Mampukah Teknologi Melestarikan Bumi?

Blue Water EduFest akan terdiri atas tiga segmen. Pertama, konferensi selama dua hari, Ocean Collective Summit, berlangsung lewat kolaborasi dengan International Seakeepers Society Asia. Konferensi ini menampilkan sejumlah pembicara internasional dari bidang pelestarian terumbu karang di area perkotaan dan pengurangan sampah plastik di laut. Pembicara utama di acara tersebut adalah Penjelajah Oseanografi dan Aquanaut, Fabien Cousteau.

Fabien Cousteau, Aquanaut, Penjelajah Oseanografi, Pejuang Lingkungan Hidup, Pendiri Fabien Cousteau Ocean Learning Centre dan Proteus Ocean Group, berkomentar, “Laut adalah urat nadi bagi semua kehidupan di Bumi, bahkan menyediakan solusi tanpa batas untuk kendala yang kini dihadapi manusia. Sebagai aksi nyata yang berdampak positif di bumi, kita harus memperluas fokus, dan mengubah pola pikir tentang konservasi. Saya gembira menjadi bagian dari The Ocean Collective Summit, serta membahas tantangan dan solusi potensial bersama sosok-sosok yang memimpin perubahan.”

Segmen kedua dari ajang ini adalah malam penggalangan dana dengan dua sesi penting: “Blue Water Heroes Awards”, ajang yang menganugerahi sosok dan organisasi yang telah berkontribusi terhadap konservasi laut di Asia Tenggara. Sesi penting kedua adalah malam amal yang mempersembahkan sederet produk dengan fitur atau nilai yang lestari. Semua hasil penggalangan dana akan disalurkan kepada dua lembaga: WWF-Singapore dan International SeaKeepers Society Asia.

Segmen ketiga, “Mini Sustainable Luxury Showcase”, melibatkan kendaraan listrik, jam tangan, kapal layar, dan perhiasan yang memiliki inisiatif dan prinsip berkelanjutan.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini