Carrot dan Luxboro Bentuk Usaha Patungan

Carrot

BISNISASIA.CO.ID, SEOUL – Carrot (“Carrot” atau “Perusahaan”) dan Luxrobo hari ini membentuk usaha patungan (JV) yang menyatukan dua perusahaan teknologi terkemuka di bidang asuransi digital dan IoT. JV ini akan beroperasi sebagai Lucky Box Solutions Inc., serta menyediakan sistem IoT dan perangkat telematika terbaik guna menjadi pemimpin asuransi teknologi (InsurTech). Sektor InsurTech telah mengemuka selama beberapa tahun terakhir. Carrot dan Luxrobo memiliki rekam jejak teruji dalam membuat inovasi di sektor-sektor baru. Di sisi lain, kedua pihak juga akan menawarkan solusi mutakhir di bidang kecerdasan buatan (AI), Machine Learning, Data Interoperability, Analytics and Processing, serta Internet of Things sekaligus menyediakan layanan pencegahan risiko dan proteksi asuransi.

Carrot berhasil membangun reputasi dalam beberapa tahun terakhir dengan menyediakan layanan asuransi bagi konsumen di Korea Selatan. Layanan ini tersedia dalam produk asuransi otomotif dengan model Pay-Per-Mile yang mengutamakan nasabah. Tecermin dari tingkat retensi nasabah yang sangat baik, konsumen menggemari produk tersebut berkat harga yang adil dan transparan, serta termin pembayaran pada akhir bulan, layanan darurat yang didukung IoT, dan sejumlah layanan lain yang bernilai tambah. Produk ini bahkan menawarkan program insentif tunai sebagai bentuk apresiasi atas skor keamanan berkendara (safe-driving) nasabah.

Industri asuransi telah bertransformasi dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi ini terwujud berkat penggunaan teknologi dan terobosan perusahaan asuransi yang didukung teknologi dalam sejumlah aspek, seperti pengalaman nasabah, distribusi produk, serta inovasi produk dan harga. Misalnya, analisis data asuransi yang dilengkapi IoT mampu memantau data tentang kebiasaan nasabah, memprediksi risiko, serta menganjurkan langkah preventif sebelum insiden terjadi. Sementara, produk asuransi konvensional hanya mengandalkan histori asuransi dan data statistik yang sangat terbatas dan tidak akurat ketika memprediksi risiko.

Lewat JV ini, Carrot ingin menerapkan dan mengandalkan IoT, serta memperluas aplikasi IoT untuk menangkap peluang bisnis asuransi lain, seperti asuransi hewan peliharaan dan asuransi perjalanan. Carrot juga akan memanfaatkan perangkat telematika-IoT dalam pengendalian mutu dan rantai pasok.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini