Gigamon Menunjuk Shane Buckley sebagai “President & CEO”

Shane Buckley, President and CEO of Gigamon (PRNewsfoto/Gigamon)

BISNISASIA.CO.ID, SINGAPURA – Gigamon, perusahaan deep observability terkemuka, hari ini mengumumkan penunjukan Shane Buckley sebagai President & Chief Executive Officer (CEO) yang mulai bertugas pada Senin, 18 April 2022. Setelah 10 tahun, Paul Hooper mengundurkan diri dari jabatan CEO, namun tetap aktif menjadi anggota Dewan Direktur Gigamon.

Di bawah kepemimpinan Hooper, Gigamon menjadi pemimpin pasar tepercaya dalam layanan visibilitas jaringan dan solusi keamanan jaringan. Melayani perusahaan-perusahaan yang memiliki standar ketat, Gigamon menyediakan perangkat dan keahlian penting untuk menangani ancaman siber yang semakin berkembang. Gigamon ikut mengoptimalkan dan melindungi lebih dari 80% perusahaan yang tercantum dalam daftar “Fortune 100”, sembilan dari 10 penyedia jaringan seluler terbesar, serta ratusan instansi pemerintah dan lembaga pendidikan. Klien Gigamon juga mencakup lebih dari 4.000 perusahaan terbesar di seluruh dunia, termasuk Lockheed Martin, AWS, Clemson University, Johns Hopkins Medical Institution, Under Armour, dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Segmen Baru: Deep Observability

Buckley akan memimpin evolusi Gigamon berikutnya untuk berinvestasi dan memimpin segmen pasar baru deep observability. Gigamon menawarkan perencanaan deep observability dengan mengandalkan analisis data pada jenjang jaringan yang dapat ditindaklanjuti. Tujuannya adalah memperkuat keunggulan komputasi awan, keamanan, dan perangkat observasi jaringan. Kombinasi canggih ini membantu berbagai perusahaan menjaga keamanan dan kepatuhan regulasi, mempercepat analisis atas akar penyebab kemandekan kinerja, serta menghemat biaya operasional tetap yang berkaitan dengan infrastruktur TI modern tipe hybrid dan multi-cloud. Dengan demikian, kalangan perusahaan mewujudkan potensi transformatif yang ditawarkan komputasi awan.

“Sebagai President & Chief Operating Officer (COO), Shane membuktikan kemampuannya sebagai eksekutif kelas dunia, dan ikut memimpin perusahaan menghasilkan kinerja triwulanan yang sangat sukses. Hal ini dilakukan Shane sambil menjawab tantangan yang ditimbulkan pandemi global,” ujar Paul Hooper, CEO Gigamon yang akan mengundurkan diri. “Saya merasa yakin menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Shane. Saya menilai sekarang adalah momen yang tepat untuk transisi kepemimpinan, sebab Gigamon akan memasuki babak pertumbuhan berikutnya. Saya meninggalkan jabatan ini pada sosok yang tepat, yakni di tangan pemimpin dan rekan tepercaya yang kemampuannya telah teruji.”

Buckley telah menjadi President & COO, Gigamon, selama empat tahun. Selama menjabat, dia telah memperluas bisnis dan jangkauan pasar Gigamon ke seluruh dunia. Pengalaman Buckley menciptakan kategori pasar baru, seperti kategori optimasi wide-area network (WAN), sangat bermanfaat dalam ekspansi layanan deep observability Gigamon.

“Berbagai perusahaan beralih dengan cepat menuju infrastruktur TI tipe hybrid dan multi-cloud. Langkah ini bertujuan mempercepat inisiatif transformasi digital. Namun, kalangan perusahaan harus menghadapi ancaman siber yang semakin berbahaya,” jelas Buckley. “Saya ingin memasuki babak pertumbuhan berikutnya dengan memenuhi standar klien yang bertambah ketat, khususnya melalui investasi dalam solusi deep observability demi mewujudkan kecepatan infrastruktur digital yang tangguh tanpa risiko.”

Sebelum bergabung dengan Gigamon pada 2018, Buckley menjadi CEO, Xirrus, serta President & CEO, Rohati Systems. Dia menguasai pengalaman selama lebih dari 20 tahun sebagai eksekutif senior.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini