Program Accelerator Parascript Menghemat Biaya 50% dan Tak Perlu Beli Layanan Apa Pun

BISNISASIA.CO.ID, LONGMONT – Sebagian besar vendor kini berfokus meraih penjualan sehingga klien berhadapan dengan besarnya biaya dan risiko yang terkait dengan kesuksesan proyek adopsi teknologi. Tentu saja, ada cara yang lebih baik. Kapan Anda terakhir kali berkolaborasi dengan vendor yang berani mengambil risiko demi memenuhi harapan Anda? Vendor yang tidak melibatkan segudang tagihan layanan profesional dan perubahan pesanan? Cara tersebut bukanlah langkah yang tepat dalam berkolaborasi.

Parascript meyakini bahwa sekarang adalah saatnya mengandalkan kecanggihan machine learning: menghasilkan kinerja aktual tanpa biaya dan risiko yang biasanya berhubungan dengan kompleksitas. Dan, kami siap membuktikannya.

“Lewat program terbaru kami, Accelerator, klien menghemat biaya minimum sebesar 50%, dan, tak perlu membeli layanan apa pun,” ujar Dawn Wood, VPSales, Parascript. “Klien tidak lagi mengeluarkan modal awal atau biaya langganan. Program ini tidak memerlukan layanan profesional untuk konfigurasi dan implementasi layanan. Tanpa biaya yang dikeluarkan dalam pemeliharaan sistem. Tak perlu mengganti investasi teknologi yang telah dilakukan.” 

Parascript menawarkan program tanpa risiko yang mengutamakan hasil nyata. Pasalnya, investasi besar dalam memodernisasi fitur-fitur Parascript bertujuan menghemat biaya dan mengatasi kompleksitas yang terkait dengan implementasi IDP sekaligus menjamin kinerja terbaik.

Dijuluki “Smart Learning”, sistem ini memakai beragam teknik machine learning. Setiap teknik dirancang guna mengoptimalkan pekerjaan spesifik. Smart learning mampu mempelajari beragam moda penggunaan termasuk operasionalisasi tanpa pengawasan (unattended operating) hanya pada data yang telah ditandai (tagged data). Setelah memasuki fase produksi, kinerja dipantau dari latar agar tidak menganggu alur kerja, serta secara otomatis dioptimalkan dan beradaptasi dengan kebutuhan dan data baru. 

“Berbeda dari perangkat lunak berstandar perusahaan lainnya, kita selalu menemui kendala dalam adopsi teknologi otomatisasi dokumen. Sebagian besar kendala ini muncul karena ROI disusun berdasarkan ketersediaan data yang sangat presisi,” kata Greg Council, VPMarketing & Product Management, Parascript. “Kinerja baik tercapai dengan banyak upaya, tak hanya mempelajari perangkat lunak, namun juga menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengumpulkan rangkaian data, melakukan konfigurasi sistem, lalu mengoptimalkannya guna menjamin kualitas data yang baik. Smart Learning secara efektif mengubah seluruh pekerjaan manual, berisiko, dan kompleks menjadi komputasi yang andal dan berbiaya murah.”

“Kami mengevaluasi beragam teknik machine learning secara cermat untuk setiap jenis pekerjaan, serta memadukan kinerja optimal dengan kemudahan,” lanjut Igor Kil, Senior VPR&D, Parascript. “Pendekatan ini menghasilkan sebuah sistem tanpa kelemahan bawaan yang terdapat pada solusi machine learning lain yang hanya menggunakan satu atau beberapa jenis machine learning.”

Setiap proyek diawali dengan aspek-aspek penting guna memenuhi kebutuhan otomatisasi dan penghematan biaya klien. Dari tahap ini, Parascript menangani pengumpulan, pemilihan, dan analisis data latihan. Langkah berikutnya, Smart Learning mengembangkan model-model terbaik. Kami lalu menguji sistem dengan data blind test guna memverifikasi tingkat kinerja berdasarkan harapan klien. Setelah diterima, kami menyediakan sistem ini, dan mengintegrasikannya pada alur kerja yang ada, mengurangi gangguan pada proses dan alur kerja yang harus dijaga. Setelah memasuki fase produksi, sistem mempertahankan kinerja secara otomatis sehingga klien segera menghemat biaya operasional. Parascript hanya memperoleh pendapatan dari penghematan biaya yang telah diverifikasi klien.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini