Band Rock Asal Inggris Muse Akan Rilis Album “Will Of The People”

Muse (Foto: Nick Fancher)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Band rock Inggris pemenang Grammy Award Muse akan merilis album studio kesembilan mereka yang telah lama ditunggu-tunggu Will Of The People pada 26 Agustus melalui Warner Records.

Vokalis Muse, Matt Bellamy mengatakan, “Will Of The People diciptakan di Los Angeles dan London dan dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian dan ketidakstabilan di dunia. Pandemi, perang baru di Eropa, protes besar-besaran & kerusuhan, upaya pemberontakan, demokrasi yang goyah di negara barat, meningkatnya otoritarianisme, kebakaran hutan dan bencana alam serta destabilisasi tatanan global tertuang di Will Of The People. Saat ini merupakan waktu yang mengkhawatirkan dan menakutkan bagi kita semua di negara barat dan dunia secara keseluruhan yang telah lama merasa terancam. Album ini adalah navigasi pribadi dalam melalui ketakutan dan persiapan diri untuk apa yang akan terjadi kedepan.”

Muse adalah Muse. Muse tidak akan tunduk pada satu genre saja. Dalam lagu berjudul sama seperti album “Will Of The People”, membawa provokasi menyenangkan sementara ada kepolosan dan kemurnian pada tekstur elektronik nostalgia di lagu “Verona.” Dari sensasi mendalam “Won’t Stand Down,” hingga riff berat yang diwarnai dari “Kill Or Be Killed,” atau perasaan seperti adanya aliran petir dalam “Euphoria,” album ini diakhiri dengan secara hingar bingar dalam “We Are Fucking Fucked” yang jujur secara brutal.”

Pada single terbaru “Compliance,” Bellamy mengatakan, “‘Kepatuhan’ adalah tentang tunduk pada aturan otoriter dan meyakinkan ketidakbenaran untuk diterima di dalam sebuah kelompok. Geng, pemerintah, demagog, algoritma media sosial dan agama yang merayu kita selama masa kerentanan, menciptakan aturan sewenang-wenang dan ide-ide terdistorsi bagi kita untuk mematuhinya. Mereka menjual mitos yang menghibur kepada kita, memberi tahu kita bahwa hanya mereka yang dapat menjelaskan kenyataan sekaligus mengurangi kebebasan, otonomi, dan pemikiran independen kita. Kita tidak hanya dipaksa, kita diselimuti ketakutan dan dipaksa untuk menghasilkan ‘kebencian instan’ setiap hari terhadap kelompok yang mereka pilih dan untuk mengubah kebutaan yang ada dengan suara internal kita sendiri tentang akal sehat dan arti kasih sayang. Mereka hanya membutuhkan kepatuhan kita.”

Muse kembali dengan lagu baru ‘Won’t Stand Down’

“Compliance” sangat adiktif, dihiasi dengan synths ramping dan elemen off-kilter alt-pop. Saat Bellamy bernyanyi, “We just need your compliance / You will feel no pain anymore / No more defiance / Just give us your compliance,” suara dentuman drum dan bass menyebabkan lagu terisi dengan penuh kekuatan. Video yang menyertainya (disutradarai oleh Jeremi Durand dan ditembak di Polandia) terinspirasi oleh film ‘Looper’ dikuti dengan tiga anak yang mengenakan topeng sedang menghancurkan diri masa depan mereka untuk melarikan diri dari dunia yang penuh tindasa. Tonton di sini.

Will Of The People diproduksi oleh Muse. Kolaborator utama termasuk mixing pada delapan lagu oleh pemenang Grammy Award, Serban Ghenea; mixing dari Dan Lancaster pada “Won’t Stand Down,” dan tambahan mixing pada lagu “Kill Or Be Killed” oleh Aleks von Korff;

Will Of The People sekarang tersedia untuk pre-order, dengan “Compliance” dan “Won’t Stand Down” tersedia untuk download secara langsung. Ini akan dirilis dalam berbagai bentuk seperti digital, piringan hitam dan CD, serta pilihan format koleksi lainnya. Ini termasuk marbled double-vinyl yang tersedia secara eksklusif di toko resmi Muse.(BA-06)

Will of the People track list:

  • Will Of The People
  • Compliance
  • Liberation
  • Won’t Stand Down
  • Ghosts (How Can I Move On)
  • You Make Me Feel Like It’s Halloween
  • Kill Or Be Killed
  • Verona
  • Euphoria
  • We Are Fucking Fucked

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini