Bekerjasama dengan KNEKS, UNHCR Luncurkan Laporan Tahunan Filantropi Islam

Ilustrasi (Foto: UNHCR)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – UNHCR (Badan PBB untuk urusan Pengungsi) dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) akan berkolaborasi dalam sebuah live event virtual yang digelar pada 23 Maret 2022 untuk merilis Laporan Tahunan Filantropi Islam UNHCR. Laporan ini menyoroti manfaat dari zakat dan sedekah yang diterima rekanan UNHCR selama tahun 2021 untuk pengungsi yang rentan dan orang-orang telantar di Asia dan di seluruh dunia.

Peluncuran Laporan Tahunan Filantropi Islam UNHCR menyoroti kemampuan dari Zakat dan Sedekah dalam mengubah hidup para pengungsi dan orang-orang telantar secara global. Para ahli dari seluruh dunia mendiskusikan hasil laporan dan kemampuan Keuangan Syariah untuk membantu memecahkan kebutuhan kemanusiaan global yang mendesak saat ini.

World Zakat Forum Kutuk Serangan Israel ke Palestina

Acara ini akan menampilkan beberapa pimpinan industri paling berpengaruh dan ahli filantropi, bisnis, ekonomi, dan budaya untuk berbagi informasi tentang situasi yang dihadapi para pengungsi di Asia dan dunia saat ini. Acara akan diisi dengan pidato utama dan dua diskusi panel virtual yang mengangkat topik sebagai berikut:

  • Tren global penggusuran dan peran Filantropi Islam dalam menangani kebutuhan kemanusiaan yang mendesak
  • Peran keuangan Syariah Islam dalam pengentasan kemiskinan dan memberikan solusi bagi masyarakat rentan di Asia

Program Filantropi Islam UNHCR yang diluncurkan pada 2019, diketahui sebagai penyalur Zakat dan Sedekah yang tepercaya, patuh, dan efektif untuk mengubah kehidupan para pengungsi dan orang-orang telantar, melalui kemitraan dan kolaborasi dengan lembaga Zakat, yayasan, dan entitas dari sektor swasta dan publik lainnya. Program ini didukung oleh 13 (tiga belas) fatwa dan tunduk pada tata kelola yang ketat, memastikan transparansi tertinggi di setiap langkah program — mulai dari donasi hingga pemberian bantuan. Sejak tahun pertama diluncurkan pada 2019, program ini telah membantu lebih dari 4,5 juta penerima manfaat yang merupakan orang-orang rentan di seluruh dunia.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini