Kendala Pendanaan Dorong Milenial dan Gen Z Makin Selektif di Era Baru Properti

Developer Discussion Lamudi.co.id Maret 2022

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Sektor properti telah memasuki era baru yang didorong oleh perubahan demografis dimana generasi Milenial dan Gen Z menjadi generasi pembeli properti utama. Perusahaan teknologi yang bergerak di bidang properti (PropTech) Lamudi.co.id mencatat bahwa dalam lima tahun terakhir jumlah total pengguna telah mengalami peningkatan seratus kali lipat yang didominasi usia 25 sampai 45.

Meski demikian, pencari properti di kelompok usia ini dinilai masih bergantung kepada adanya akses terhadap pendanaan sebelum menentukan pembelian properti. Ini dikarenakan masih banyaknya anggapan bahwa pengalaman dan kesenangan jangka pendek merupakan prioritas utama. Namun, kendala terbesar yang Lamudi.co.id amati adalah kurangnya pemahaman akan cara untuk mendanai properti impian. Data dari Lamudi.co.id mencatat bahwa 73,8 persen pengguna platform masih memiliki preferensi pembelian properti melalui KPR yang menggarisbawahi pentingnya edukasi mengenai akses pendanaan.

Selain itu, sektor properti kini harus mempersiapkan diri akan perkembangan kebutuhan dari calon pemilik properti yang jauh lebih selektif terhadap pengembang mana yang dapat mereka percaya sebelum melakukan investasi properti. Hal ini dibahas dalam diskusi bertajuk Developer Discussion: Earning Trust and Credibility in the New Era of Property yang dihadiri oleh CEO Lamudi.co.id Mart Polman, VP Corporate Sales Lamudi.co.id Michael Ignetius Kauw, Ketua Umum PERHUMAS Indonesia Boy Kelana, juga Corporate Communication & Public Affairs Division Head Sinar Mas Land Panji Himawan.

Di era baru properti, keempat hal ini menjadi elemen penting pembangun kepercayaan dengan calon pemilik yaitu: Transparansi informasi, kemudahan transaksi, digitalisasi proses, dan konsultasi berwawasan serta rasa empati. “Kepercayaan dari calon pemilik properti merupakan hal terpenting untuk para pengembang, pembelian properti merupakan salah satu transaksi terbesar yang akan dilakukan seseorang dalam hidupnya. Karena besarnya komitmen finansial yang mereka percayakan kepada developer, para pencari properti jauh lebih selektif dan hati-hati,“ ujar VP Corporate Sales Lamudi.co.id Michael Ignetius Kauw.

“Dari sisi bisnis sendiri, adanya kepercayaan yang kokoh di antara berbagai pemangku kepentingan, terutama konsumen,adalah jaminan terkuat terhadap disrupsi persaingan dan penangkal ketidakpedulian konsumen di era baru properti. Tanpa kepercayaan, kredibilitas hilang dan reputasi bisa terancam,” demikian disampaikan salah satu pakar pembangunan kepercayaan yang juga Ketua Umum PERHUMAS Indonesia Boy Kelana pada kesempatan yang sama.

Suplai Rumah Seken Dijual Naik Drastis Awal 2022, Sektor Properti Kembali Menguat

Corporate Communication & Public Affairs Division Head Sinar Mas Land Panji Himawan menanggapi pada kesempatan yang sama bahwa dalam membangun kepercayaan konsumen, pengembang harus memperhatikan sejumlah elemen penting di luar dari inovasi produk seperti pemenuhan aspek legalitas, kinerja perusahaan, kontribusi perusahaan terhadap lingkungan di sekitar proyek yang dibangun, hingga kebutuhan calon konsumen. “Di era baru properti ini, para konsumen jauh lebih mahir dalam melakukan riset dan mengumpulkan informasi secara lengkap sebelum akhirnya dapat mempercayai suatu proyek dan produk properti. Oleh karena itu, kita harus betul-betul sensitif dan paham dengan apa yang dibutuhkan oleh calon konsumen dan memastikan hal tersebut dapat terpenuhi.”

Sebagai layanan PropTech terbesar di Indonesia, Lamudi.co.id telah membangun ekosistem digital properti dan bermitra dengan lebih dari 400 developer ternama dan menjalin kerja sama dengan lebih dari sepuluh bank untuk memastikan 4,5 juta pengunjung mendapatkan informasi akan properti yang lengkap dengan lebih dari 1,35 juta listing tersedia setiap bulannya juga memudahkan akses ke pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan semua pencari properti.

“Lamudi.co.id pastikan akses pencari properti ke developer dan bank tepercaya yang memiliki reputasi dan track record yang baik berdasarkan kriteria seleksi kami yang selektif. Kami juga akan terus meningkatkan upaya edukasi mengenai akses pendanaan dan bekerja sama dengan berbagai bank besar di Indonesia agar semua pengguna kami dapat menentukan pilihan yang didukung dengan informasi yang lengkap,” jelas Mart Polman, CEO Lamudi.co.id.

Memasuki tahun ke-8 berdirinya Lamudi.co.id di Indonesia, perusahaan terus perkuat posisinya di industri dengan menghadirkan proyek properti yang kredibel dan tepercaya untuk masyarakat Indonesia. Melalui Lamudi.co.id Property Awards 2021, perusahaan melakukan seleksi dan memberikan penghargaan berdasarkan pengujian terukur dengan berbagai kriteria oleh panel juri yang kompeten dan kredibel, diperuntukkan bagi seluruh perusahaan pengembang properti maupun pengembangan proyek yang telah mewarnai industri properti di Indonesia selama 2021 ke belakang.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini