Program TECH4ALL DigiTruck Memenangkan GSMA GLOMO Award dalam Kategori “Outstanding Mobile Contribution to the UN SDG”

Safaricom, Close the Gap dan Huawei Memenangkan GSMA GLOMO Award dalam Kategori “Outstanding Mobile Contribution to the UN SDG”.

BISNISASIA.CO.ID, BARCELONA – Program TECH4ALL DigiTruck, digagas oleh Safaricom, Close the Gap, dan Huawei, sukses memenangkan Global Mobile (GLOMO) Award dalam kategori “Outstanding Mobile Contribution to the UN SDG” di ajang MWC22 Barcelona.

Program ini diluncurkan Huawei lewat kolaborasi yang terjalin dengan operator seluler di Kenya Safaricom, Kementerian TIK Kenya, Computer for Schools Kenya, dan lembaga nonpemerintah internasional Close the Gap. DigiTruck berada dalam domain pendidikan— Tech4Education—sebagai bagian dari inisiatif inklusi digital Huawei TECH4ALL. Sejalan dengan Target Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG), TECH4ALL ingin menjamin keterlibatan semua orang di dunia digital. Hal ini dilakukan Huawei dengan mengembangkan keahlian, aplikasi, dan teknologi di bidang pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan, dan pembangunan.

Program DigiTruck dilansir pada 2019 guna meningkatkan inklusi digital di wilayah pelosok dan pedesaan di Kenya. Memanfaatkan kontainer peti kemas bekas, DigiTruck berfungsi sebagai ruang kelas portabel yang menyediakan sarana pelatihan keahlian digital bagi berbagai orang dan komunitas yang sangat membutuhkannya. DigiTruck menampung 20 tempat kerja dan menyediakan komputer, komputer tablet, ponsel pintar, serta koneksi internet lewat solusi Fixed Wireless Huawei—seluruhnya didukung tenaga surya agar masyarakat yang masih sulit mengakses listrik juga dapat memperoleh manfaat.

Sejak program ini diluncurkan, lebih dari 2.300 pelajar telah mengikuti pelatihan selama lebih dari 80.000 jam di 19 kabupaten di Kenya. Setiap kursus berdurasi 40 jam dan melatih keahlian literasi digital, termasuk cara menggunakan ponsel pintar, Internet, surel, dan perangkat pemrosesan dokumen (office). Selain memberikan panduan tentang manajemen e-waste, program pelatihan DigiTruck juga mencakup beragam keahlian intrapersonal dan interpersonal (soft skill), seperti menyusun dokumen bisnis, mencari pekerjaan lewat internet, dan merintis bisnis daring.

“Kami berkomitmen memberikan kontribusi untuk pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG); kami menyediakan konektivitas, solusi inovatif, dan keahlian digital yang membantu pelanggan di dunia digital. Penghargaan ini menjadi pengakuan luar biasa atas kerja sama yang terjalin dengan Huawei dan mitra-mitra lainnya dalam menghubungkan pelanggan secara digital,” ujar Peter Ndegwa, CEO, Safaricom.

Program DigiTruck berkontribusi secara signifikan terhadap SDG4: menjamin pendidikan inklusif dan setara, serta meningkatkan kesempatan belajar dalam jangka panjang bagi semua orang. Inisiatif seperti DigiTruck membantu pencapaian SDG lainnya, termasuk pengentasan kemiskinan dan kesetaraan gender. Peningkatan keahlian digital sangat membantu pencari kerja memperoleh pekerjaan, serta membekali masyarakat berpendapatan rendah dengan model bisnis daring—keahlian yang dapat membantu pengentasan kemiskinan. Meski mayoritas kursus yang disediakan DigiTruck ingin mewujudkan rasio peserta pelatihan yang setara antara pria dan perempuan, kursus-kursus ini juga tersedia secara khusus untuk perempuan muda dan dewasa. Tingkat penguasaan keahlian digital di golongan ini biasanya cenderung lebih rendah. Pada 2021, berkolaborasi dengan Women in Technology Huawei, DigiTruck melatih 55 perempuan di wilayah pelosok di kabupaten Garbatulla.

Bagi banyak peserta pelatihan, kursus ini menjadi pengalaman pertama mereka dalam menggunakan teknologi digital. Dengan demikian, kursus ini membuka berbagai peluang yang sebelumnya mungkin tidak diketahui peserta pelatihan atau berada di luar jangkauan mereka.

“Program DigiTruck yang dikembangkan Close the Gap dan Huawei sungguh luar biasa. Program ini mengubah tantangan menjadi peluang,” kata Olivier Vanden, Pendiri dan CEO Close the Gap. “Wilayah pelosok yang berada di luar jangkauan dapat beralih menggunakan teknologi digital. Tujuannya adalah meningkatkan inklusi dan kemandirian generasi muda, serta memberdayakan komunitas.”

Selain Kenya, DigiTruck juga tengah diterapkan di berbagai negara di seluruh dunia demi meningkatkan keahlian digital dan mengatasi kesenjangan digital.

Huawei telah memenangkan GLOMO Awards dalam kategori “Outstanding Mobile Contribution to the UN SDG” selama dua tahun berturut-turut—pada 2021, Rainforest Connection dan Huawei juga berhasil memenangkan penghargaan ini atas program TECH4ALL Nature Guardian yang memanfaatkan teknologi akustik berjaringan untuk melindungi spesies dan ekosistem yang terancam punah dari berbagai risiko, seperti pembalakan dan perburuan liar.

Digelar oleh GSMA, GLOMO Awards mengapresiasi kontribusi inovatif dan terbaik yang diberikan organisasi, khususnya program yang mengubah cara orang, komunitas, dan perusahaan berinteraksi serta berkembang di dunia yang mengutamakan teknologi digital. Setiap tahun, GLOMO digelar di ajang MWC22 Barcelona.

Ajang MWC22 Barcelona berlangsung dari 28 Februari hingga 3 Maret di Barcelona, Spanyol. Huawei memamerkan produk dan solusinya di stan 1H50 di Fira Gran Via Hall 1. Bersama operator global, praktisi industri, dan pemuka opini, Huawei akan mengulas berbagai hal, seperti tren industri, “GUIDE for the Future”, serta pembangunan hijau yang merumuskan masa depan jaringan digital.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini