ZTE memperkuat komitmen penurunan karbon

BISNISASIA.CO.ID, TIONGKOK – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), perusahaan terkemuka di dunia yang menyediakan solusi telekomunikasi, teknologi perusahaan, dan teknologi konsumer di sektor internet seluler, hari ini menerbitkan sebuah laporan resmi tentang netralitas karbon, serta solusi visioner terpadu yang ramah lingkungan, GreenPilot, di ajang MWC 2022. Langkah tersebut memperkuat komitmen ZTE dalam penurunan karbon demi mempercepat pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan.

Dirilis ZTE bersama Frost & Sullivan, perusahaan riset & konsultasi, laporan resmi berjudul “Pathways to Carbon Neutrality: The Transformative Role of Digitalization” menggambarkan perubahan iklim pada masa mendatang, serta komitmen global dalam penurunan karbon. Laporan ini juga menjajaki dampak dekarbonisasi dari teknologi digital di empat sektor, yakni telekomunikasi, kelistrikan, transportasi, dan manufaktur. Ulasan ini berfokus pada sektor telekomunikasi mengingat keunggulan dan potensinya dalam mempercepat transformasi menuju dekarbonisasi.

Demi mengatasi tantangan iklim, ZTE melengkapi portofolio solusi ramah lingkungannya dengan GreenPilot. Solusi ini ikut menghemat konsumsi energi jaringan seluler dan mewujudkan jaringan hijau (green network).

“Solusi GreenPilot yang baru dirilis dapat digunakan dalam beragam skenario, menawarkan solusi penghematan energi untuk seluruh proses. Tujuannya adalah memaksimalkan efisiensi energi dan menurunkan emisi karbon,” ujar Chen Zhiping, Vice President, ZTE. “GreenPilot memanfaatkan solusi-solusi RuralPilot, SolarMaster, SmartLi, PowerPilot, dan GreenDC yang didesain untuk memenuhi kebutuhan beragam skenario penggunaan.”

Teknologi yang Dipatenkan oleh ZTE Memiliki Nilai Lebih dari RMB 45 Miliar

ZTE RuralPilot: Dengan desain seperti Lego, ZTE RuralPilot mudah dirakit, dipisahkan, dan ditingkatkan. Seluruh perangkat terpasang pada tiang sehingga mempermudah transportasi dan konstruksi. Fitur ini menghemat biaya teknik sebesar 50%. Lebih lagi, panel surya dan baterai litium cerdas memasok 100% energi bersih tanpa jaringan listrik dan generator diesel. Konsumsi listrik total di lokasi jaringan bahkan terjaga pada kisaran 150 Watt, sedangkan, konsumsi listrik dapat dipangkas sebesar 59%, dan anggaran belanja modal berkurang 35%.
SolarMaster: ZTE SolarMaster memperlancar proses pemutakhiran sistem tenaga surya ketika memakai teknologi inovatif, dan memaksimalkan efisiensi konversi tenaga surya sekaligus menambah efisiensi produksi listrik di atas 10%.
SmartLi: Solusi baterai ZTE SmartLi mewujudkan penggunaan baterai litium cerdas dengan metode direct hybrid. Hal ini menghasilkan ekspansi kapasitas secara lancar, dan melindungi investasi di lokasi jaringan yang lama. Dalam skenario penggunaan suplai listrik jarak jauh AAU, fitur Voltage Boosting pada SmartLi mengurangi kerugian dari pemasangan kabel sehingga menghemat biaya listrik dari jaringan utama sebesar 30%. Berkat fitur ini, kapasitas baterai dapat dipakai 100%. Dengan demikian, anggaran belanja modal untuk sistem penyimpanan listrik di lokasi jaringan dapat dihemat secara besar-besaran.
PowerPilot: Berdasarkan AI dan big data, solusi ZTE PowerPilot2.0, unsur terpenting dari GreenPilot, secara dinamis menyesuaikan sumber daya jaringan melalui pemantauan seketika dan prediksi beban. Tanpa menganggu pengalaman pengguna, konsumsi listrik berkurang dengan menonaktifkan sumber daya yang dipakai secara berlebihan, menghemat energi secara cerdas. Konsumsi energi pada jaringan secara keseluruhan berkurang lebih dari 30%.
GreenDC: Solusi ZTE GreenDC menerapkan teknologi inovatif pada alat penyejuk udara, distribusi listrik, serta manajemen dan kendali perangkat guna menghemat energi dan menurunkan emisi. Di Tiongkok, ZTE berkolaborasi dengan Tencent untuk memanfaatkan pusat data modular dengan teknik prafabrikasi. Dengan menggunakan sejumlah teknologi penghematan energi dalam skala besar, konsumsi listrik menurun sebesar 30%, dan PUE berkurang menjadi 1,25.
Baru-baru ini, ZTE berhasil memenangkan “2022 Global Telecom DC Power Product Leadership Award”. Penghargaan tersebut diraih ZTE setelah asesmen yang dilakukan Frost & Sullivan atas industri kelistrikan DC di industri telekomunikasi dunia. Lebih lagi, penghargaan ini menjadi pengakuan atas solusi kelistrikan ZTE yang sangat efisien, modular, cerdas, dan ramah lingkungan di sektor telekomunikasi. Solusi ini mengatasi kendala pelanggan dan meningkatkan standar 5G pada masa mendatang.

ZTE selalu mempertimbangkan aspek “ramah lingkungan dan rendah karbon” dalam strategi utamanya. Hingga kini, ZTE telah mengaplikasikan lebih dari 500 paten inovasi ramah lingkungan. Selanjutnya, ZTE akan tetap memperkuat riset demi membuat terobosan dalam teknologi penting, serta bertekad membangun masyarakat tanpa karbon bersama mitra global.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini