Ikuti Arahan Presiden, Pupuk Kaltim Gaspol Vaksinasi Booster Guna Jaga Stabilitas Produksi

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa sektor industri menjadi salah satu prioritas percepatan vaksinasi COVID-19 booster, guna menjamin produktivitas industri tanah air. Mengikuti arahan tersebut, Pupuk Kaltim sebagai pelaku industri petrokimia, terus mempercepat vaksinasi COVID-19 booster, untuk menjaga operasional perusahaan agar tetap stabil meskipun di tengah pandemi.

Setelah sukses percepat 10 ribu vaksinasi COVID-19 dosis 1 dan 2 di wilayah Kalimantan Timur pada 2021 lalu, kali ini Pupuk Kaltim (PKT) kembali berkontribusi pada percepatan vaksinasi ke-3 atau booster, dengan berkolaborasi bersama Kementerian Perindustrian dalam program vaksinasi industri. Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan, “Sektor industri tanah air memiliki peran vital dalam membantu roda perekonomian nasional, sehingga kondisi kesehatan pekerja dan masyarakat sekitar perlu untuk terus diperhatikan guna memastikan proses produksi yang harus terus berjalan. Oleh karena itu, sebagai pelaku industri petrokimia, kami terus berupaya untuk menjaga stabilitas operasional perusahaan di tengah pandemi. Kami berharap program vaksinasi COVID-19 secara nasional ini memiliki dampak positif bagi sektor industri sehingga kami dapat terus fokus menjaga kinerja perusahaan dan menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional saat ini.”

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meninjau langsung program vaksinasi sektor industri di lokasi vaksinasi Jakarta, didampingi oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Dalam sambutan singkatnya saat meninjau lokasi vaksinasi, Presiden Joko Widodo mengatakan “Saya sangat senang karena sudah dimulai vaksinasi yang ke-3, vaksin penguat (atau) vaksin booster, yang kita harapkan nanti di industri, di pabrik, di sektor produksi, tidak terganggu aktivitasnya karena sudah diberikan vaksin booster.” Presiden juga berharap kegiatan vaksinasi ini dapat memberikan kekuatan yang lebih kepada sektor industri agar tidak terganggu proses operasionalnya.

Pupuk Kaltim Perluas Pemanfaatan Biodex, Atasi Limbah Organik Petani hingga Limbah Rumah Tangga

Saat meninjau lokasi vaksinasi tersebut, Presiden juga menyapa secara virtual pelaku industri lainnya di berbagai daerah yang turut andil dalam vaksinasi industri ini, termasuk Pupuk Kaltim. Khusus di Kalimantan Timur, Presiden memberikan apresiasi atas percepatan vaksinasi booster sebanyak 4.000 dosis yang telah dilakukan oleh Pupuk Kaltim dan pemerintah setempat bagi pelaku industri di sekitar perusahaan, dan akan dilanjutkan sebanyak 6.000 dosis bagi masyarakat setempat.

Lebih lanjut, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 oleh Pupuk Kaltim diselenggarakan pada Kamis – Sabtu, 24 – 26 Februari 2022 di Sentra Vaksin Koperasi Karyawan PKT. Puluhan tenaga medis dari Rumah Sakit PKT juga dilibatkan dalam proses vaksinasi tersebut. Lebih lanjut, sejak awal pandemi, PKT senantiasa terus menjaga operasional perusahaan agar tetap stabil meskipun di tengah pandemi, salah satunya melalui program PKT Proaktif, yang tidak hanya difokuskan untuk para karyawan namun juga warga sekitar. Melalui program tersebut, PKT fokus pada upaya menyeluruh mulai dari edukasi masyarakat, percepatan tracing & tes COVID-19, bantuan bagi yang terdampak COVID-19, hingga penegakkan keamanan dalam implementasi protokol kesehatan 5M. Selain fokus pada pencegahan COVID-19, PKT juga terus memberdayakan warga sekitar melalui mitra binaan agar tetap dapat produktif meskipun di tengah pandemi.

“Salah satu strategi kami dalam memastikan agar operasional tetap berjalan stabil meski di tengah pandemi adalah dengan melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 yang menyeluruh. Kami percaya bahwa agar rumah sehat, maka seluruh kampung juga harus sehat, sehingga upaya yang kami lakukan sangat menyeluruh dan optimal mulai dari edukasi, memberikan berbagai bantuan, penegakan keamanan dalam implementasi protokol kesehatan, hingga percepatan vaksinasi COVID-19. Kami optimis juga optimis kolaborasi multi-stakeholder yang terjalin dalam penanganan pandemi ini, mampu mendukung pelaku industri untuk tetap produktif.” tutup Rahmad.(BA-06)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini