Ku Ka Melihat Potensi Serapan Produk Lokal di Holiday Market

Lewat pertemuan langsung, pasar bisa mengetahui kualitas produk lokal

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Ku Ka sebagai online marketplace khusus produk lokal Indonesia, tidak berhenti mengaktualisasikan visinya untuk membawa produk lokal terus maju hingga ke ranah internasional.

Kali ini lewat The Local Market – Holiday Market Series, Ku Ka memberi ruang kepada 33 brand lokal yang sudah melewati proses kurasi untuk bertemu langsung dengan para pelanggan potensialnya.

Berlangsung hari ini hingga besok (27-28 November 2021) di Komunal88, The Local Market dibanjiri pengunjung yang mayoritas expatriat.

“Beberapa tahun mendalami produk lokal, kekuatan produk lokal masih pada cerita dan nilai di balik produk-produknya. Untuk itu kami konsisten menciptakan wadah pertemuan para makers dengan pasarnya.

Disini salah satu peraturan yang kami bawa dari dulu adalah tidak diperbolehkan memakai SPG/SPB karena kebutuhannya adalah menceritakan cerita dan nilai dibalik produknya.

Ini Cara Kembangkan Bisnis Online Lewat Fitur Telegram

The Local Market diciptakan bukan semata transaksi jual-beli, namun pembentukan komunitas pecinta produk lokal dan sejauh ini, para expatriat masih menjadi pasar yang paling antusias terhadap cerita-cerita tersebut.” ujar Titonius Karto selaku Founder of Ku Ka dan The Local Market.

Hingga tulisan ini dibuat (tengah hari pertama), The Local Market – Holiday Series tercatat sudah mendatangkan 500 pengunjung dengan nilai transaksi sekitar tiga puluh juta rupiah.

“Nilai transaksi rata-rata harian The Local Market biasanya mencapai kurang lebih lima puluh juta rupiah, kami selalu belajar mengenal potensi produk-produk lokal untuk bisa memasarkan di wadah dan target yang tepat. Termasuk dalam merespon pandemi kali ini. Kami melihat rekan-rekan makers masih sangat antusias menjalankan The Local Marketi.”

Sanjung sebagai Founder dari brand Sancraft yang juga merupakan salah satu brand peserta di The Local Market kali ini menceritakan, “Alhamdulillah Sancraft masih bisa bernafas selama pandemi. Banyak berubah memang apalagi di tahun pertama, tapi masih aku jalani pelan-pelan, dan kabar baiknya di tahun kedua pandemi ini yg sudah cukup membaik. Selalu excited dan senang dengan vibe di The Local Market jadi klo ada kesempatan inginnya selalu ikutan.”

KIOS Rombak Manajemen Perkuat Bisnis Digital

Diadakan di tengah kondisi pandemi, Holiday Market memberlakukan protokol kesehatan, dari mulai memperhitungkan jarak antara ruang pameran brand hingga peraturan menggunakan masker dan pengadaan hand sanitizer.

Selain itu, masih membawa nilai cinta lingkungan, The Local Market masih memberlakukan peraturan tidak diperbolehkan menggunakan tas plastik dan himbauan membawa tas belanja sendiri.

The Local Market – Holiday Market Series masih berlangsung hingga 28 November 2021 dari pukul 08.00 – 17.00 WIB di Komunal88 dan mengundang masyarakat untuk datang, mengenal lebih jauh juga mendukung para pegiat produk lokal.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Communication Specialist The Local Market – Holiday Market Seri di [email protected] atau hubungi ke Edelweiss WA/Call 0812 8285 2530.

Situs web: https://www.thelocalmarket.id/ atau https://www.kuka.co.id/. Instagram @thelocalmarket.id atau @kuka_akusuka (BA-01)

Daftar Brand Lokal di The Local Market : Holiday Market

  1. Lykastory
  2. Alive Jewelry
  3. IMTC (free)
  4. Semomondeezy Handmade
  5. Hippy Yeay
  6. Sancraft
  7. Labuan Linen Wear
  8. SOLOPUTRI Indonesia
  9. Hooman.id
  10. Akar NFYR
  11. Terbuai
  12. Strawberry Patch
  13. Tinydots
  14. Popsiklus
  15. Threadapeutic
  16. Segara Naturals
  17. IbuBumi
  18. SAE
  19. Kombucha Dariteh
  20. TABU
  21. Sajian Rempah
  22. Sababay
  23. Setempe
  24. Milk & Honey Bakeshoppe
  25. Tan Living
  26. Fredhelligh
  27. Damdam Ceramic
  28. Sedari
  29. Cahaya Reading
  30. Fourteenth
  31. Fromchopper
  32. Groufarming
  33. Sorghum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here