Seribu Pelari Akan Meriahkan Run To Care 2021

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA –Lembaga non pemerintah yang fokus memberikan pengasuhan alternatif berbasis keluarga bagi anak-anak yang telah atau berisiko kehilangan pengasuhan orang tua, SOS Children’s Villages, akan menggelar ajang lari marathon berbasis amal, Run To Care 2021.

Tahun 2021 ini merupakan kali keenam Run To Care Annual Series diadakan sebagai perhelatan charity run yang digagas oleh SOS Children’s Villages Indonesia.

Menariknya dalam Run To Care 2021 akan digelar secara dua metode, yaitu offline serta virtual. Untuk perhelatan offline akan mengusung konsep Ultra Marathon 150 kilometer dan kembali bertempat di Bali.

Mengusung tema tema #KuatkanKeluargaKuatkanAnak, ajang ini bakal diikuti 247 pelari offline, 650 pelari virtual, lebih dari 3.200 donatur, yang berkomitmen untuk mendukung keluarga rentan yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kebahagiaan bagi kami, SOS Children’s Villages Indonesia, kembali dapat melangsungkan Run To Care di penghujung tahun 2021. Tujuan tahun ini membantu keluarga yang terdampak pandemi Covid-19,” ucap Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia dalam konferensi pers virtual pada Kamis,(11/11).

“Terima kasih kepada 900 pelari virtual dan offline telah menjadi jembatan bagi lebih dari 3.200 orang baik, yang jumlahnya akan terus bertambah, untuk dapat bersama-sama berkontribusi dalam menguatkan keluarga dan anak-anak Indonesia,” imbuhnya.

Ajang offline Run To Care 2021 ini akan dilaksanakan pada 26-28 November dengan rute Jimbaran melintasi Denpasar, Sanur, Gianyar, Bangli, Kintamani, Pahyangan dan akan finish di SOS Children’s Village Bali yang terletak di Desa Bantas Selemadeg, Tabanan.

Peserta akan dibagi dalam tiga kategori yaitu Individu 150 KM, Individu 100 KM, dan Relay 3x orang dengan masing-masing 50 KM. Salah satu hal baru di Run to Care 2021 ini adalah lokasi Start atau flag off ada dua tempat.

Sebanyak 150 pelari kategori 150 km dan 50 km akan Start di Jimbaran, lalu 150 pelari kategori 100 km dan 50 km akan Start di Gianyar, serta 50 km peserta relay terakhir akan Start di Pahyangan. Total 247 pelari tersebut tidak akan berkumpul di satu titik agar dapat memecah kerumunan di saat pandemi.

Sedangkan Run To Care 2021 virtual terbagi dalam tiga kategori yaitu multiple run 50 KM, 100 KM dan 150 KM yang diikuti oleh 650 pelari.

Periode lari virtual sudah dimulai di tanggal 9 Oktober lalu dan 650 pelari virtual tersebut menyicil kilometer lari setiap harinya sebagai bentuk perjuangan. Lari virtual akan ditutup pada tanggal 28 November 2021, berbarengan dengan lari offline di Bali.

Sejak pertengahan Oktober lalu, seluruh pelari menggalang dana untuk membantu 263 keluarga dampingan yang ada di Tabanan, Yogyakarta, dan Medan.

Untuk implementasi program dibutuhkan dana sebesar Rp1,3 Milyar, dengan rincian masing- masing keluarga akan membutuhkan setidaknya Rp5 Juta untuk membuat UMKM tiap keluarga menjadi nyata dengan assessment, pelatihan, dan modal usaha yang sustainability sehingga anak-anak mereka pun dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya.

Siapapun bisa menjadi #PejuangAnak dengan menunjukkan dukungan melalui: kitabisa.com/runtocare. Saatnya kita bergerak untuk Kuatkan Keluarga, Kuatkan Anak!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here