Yusuf Mansur Ajak Ibu-ibu dan Remaja Putri ‘Naik Kelas’ Melalui Investasi Emas

CEO Lotus Archi, Rudy Suhendra dan Pendiri PPPA Darrul Qur'an, Ustaz Yusuf Mansur. (Dok. Ustaz Yusuf Mansur)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Membicarakan instrumen investasi, tentu banyak sekali macamnya. Namun, apabila dicermati lebih spesifik, tentang pilihan investasi yang tepat dipilih di masa pandemi seperti sekarang, maka emas menjadi salah satu jawaban terbaiknya.

Bahkan berdasarkan sejumlah pendapat para ekonom menyebutkan jika investasi emas jangka panjang memberikan keuntungan tersendiri di tengah situasi dan kondisi yang serba  ketidakpastian seperti masa pandemi sekarang. Bahkan investasi emas di masa pandemi masih sangat relevan dipilih, terutama bagi kaum perempuan dan kalangan Milenial.

Emas dikenal sebagai instrumen investasi yang cocok sekaligus paling sederhana untuk mengoptimalkan nilai uang dan menghindari inflasi. Berdasarkan kondisi yang terjadi di lapangan menjelaskan tentang keuntungan berinvestasi emas menjadikan emas sebagai safe haven, atau tempat yang aman untuk berinvestasi, terutama untuk berinvestasi  jangka panjang untuk meminimalkan risiko di tengah ketidakpastian yang terjadi.

Kemudian bila berbicara sisi keuntungan investasi emas bagi kaum Hawa dan Kalangan Milenial tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih sejak pandemi berlangsung, harga emas juga meningkat cukup tajam. Investasi emas di masa pandemi masih relevan dain sangat bisa diandalkan. Dan besarnya potensi tersebut, tentu menjadi sebuah pilihan bagi kaum Ibu dan Kalangan Milenial.

Menurut pengusaha dan juga ustaz, Yusuf Mansur, mengajak ibu-ibu dan juga remaja putri untuk naik kelas dalam hal perekonomian. Upaya naik kelas ini menurutnya bisa dilakukan dengan cara melakukan investasi emas atau logam mulia.

Mengoptimalkan Pemasaran Digital Bagi UMKM di Indonesia

“Saya berharap ibu-ibu dan remaja putri tidak hanya menjadi konsumen dengan rajin membeli emas, tapi juga bisa melakukan investasi dengan menjual emas, menjadi distributor emas, bahkan memiliki saham perusahaan emas dengan mempelajari terlebih dahulu rekam jejak dan memperhatikan fundamental perusahaan,” kata Ustaz Yusuf Mansur saat dihubungi media di Jakarta (10/10).

Menurut Ustaz Yusuf Mansur yang menggagas pendirian PPPA Daarul Qur’an ini menjelaskan bahwa emas menjadi bisnis yang akan bertahan atau sustain dalam jangka panjang.

”Saya mengikuti perkembangan dan terlihat bahwa apapun yang terjadi di negeri ini, emas tetap bertahan,” kata Ustaz Yusuf Mansur.

Untuk memberi dukungan pada kaum ibu-ibu dan milenial untuk ‘naik kelas’, PPPA Daarul Qur’an akan menghadirkan logam mulia yang menyentuh ekosistem pesantren  di bawah  binaannya ini. PPPA Daarul Qur’an menggandeng Lotus Archi, anak perusahaan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang juga memiliki pertambangan emas di Sulawesi Utara.

USD Masih Loyo, Harga Emas Masih Kokoh di Atas $1800

Secara terpisah, CEO Lotus Archi, Rudy Suhendra mengatakan bahwa salah satu programnya adalah untuk mengedukasi masyarakat termasuk generasi muda untuk berinvestasi sejak dini. “Emas bisa menjadi salah satu pilihan investasi yang aman dan menjanjikan,” kata dia.

Rudy menjelaskan bahwa Lotus Archi (emas Merah Putih) hadir bagi masyarakat dengan memberikan logam mulia produk Indonesia dengan kualitas standar Internasional, harga kompetitif dan pilihan model yang beragam.

Dan Ustaz Yusuf juga menekankan bahwa sudah waktunya kita mendukung untuk memilih investasi yang bisa mempengaruhi perekonomian di negara kita. “Emas tidak terpengaruh oleh inflasi atau krisis. Jadi kenapa kita tidak ikutan mendukung investasi emas yang bisa membantu negara kita,” kata dia. (BA-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here