Tunjuk Reza Pahlevi sebagai Managing Director, TigerGraph Perluas Komitmennya di pasar Indonesia

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – TigerGraph mengumumkan keberlanjutan ekspansinya di pasar Asia-Pasifik dengan membuka kantor baru di Indonesia sekaligus menunjuk Reza Pahlevi sebagai Managing Director.

Pahlevi mengemban tugas dalam memimpin strategi pengembangan TigerGraph di pasar terkait, mendorong inisiatif yang menumbuhkan perusahaan, serta melakukan skala terhadap operasi bisnis untuk mendukung adopsi pelanggan TigerGraph yang tumbuh pesat.

Kehadiran TigerGraph di Indonesia telah dirancang secara strategis dalam menjawab peluang pasar, seiring dengan graph technology yang menjadi salah satu dari 10 tren yang ditemukan pada transformasi bisnis di 2021. Mengacu pada Gartner, graph technology diprediksi akan digunakan di 80% dalam inovasi data dan analytics pada 2025, naik dari hanya 10% pada 2021.

Mengingat Indonesia terus tumbuh sebagai salah satu pusat inovasi terdepan di tingkat regional, organisasi perlu mengambil sikap terhadap big data yang dimiliki dalam menghasilkan powerful insights untuk analytics secara lebih mendalam, lebih luas, dan operasional yang lebih terukur.

TigerGraph merupakan satu-satunya graph database yang mampu menyediakan deep link analytics secara real-time melalui banyak node atau hop untuk koleksi data yang besar, membuatnya menjadi fondasi yang sempurna bagi bisnis untuk mengakselerasi kemampuan analytics, AI, dan machine learning seraya menjaga keamanan dan kontrol data secara lokal untuk meningkatkan transparansi data.

Pada Graph + AI Summit 2021 yang diselenggarakan oleh TigerGraph dan telah rampung belum lama ini, satu-satunya konferensi terbuka di level industri yang ditujukan khusus untuk mengakselerasikan analytics, AI, dan machine learning menggunakan graph algorithm, superapp terbesar Indonesia–platform on-demand terdepan di Asia Tenggara dan pionir model ekosistem multi-service dengan lebih dari 2 juta mitra pengemudi terdaftar dan 500 ribu penjual makanan–melakukan presentasi pada webinar mengenai bagaimana tim data engineering mereka memanfaatkan TigerGraph untuk memperkuat solusi pendeteksi penipuan secara real-time, termasuk dalam memproses hingga 1,5 juta node tiap detiknya.

TigerGraph pun menunjukkan superioritas produknya dengan kecepatan extract, transform, dan load yang sangat cepat dan mampu mengendalikan banyak data secara bersamaan untuk menghasilkan graph analytics yang mendalam secara real-time.

Didirikan pada 2012, TigerGraph telah menyediakan graph technology tingkat lanjut bagi perusahaan-perusahaan global di Fortune 500 di berbagai sektor industri serta sejumlah lembaga pemerintah. TigerGraph merupakan mitra data terpercaya bagi pelaku layanan finansial, kesehatan, hingga energi–dengan 4 dari 5 bank global terbesar menggunakan TigerGraph untuk mendeteksi penipuan secara real-time.

TigerGraph juga telah membantu memudahkan proses dalam mengakses kesehatan bagi lebih dari 50 juta pasien dan menghadirkan infrastruktur energi teroptimalisasi bagi 1 miliar orang. 

“Kami melihat ada peningkatan permintaan terhadap solusi graph analytics terdepan dari TigerGraph dari berbagai vertikal industri termasuk pemerintah, telekomunikasi, dan perbankan, sehingga kami memperluas sumber daya manajerial kami untuk mendukung pertumbuhan pasar secara lokal dan regional,” ujar Joseph Lee, Vice President of Asia Pacific & Japan, TigerGraph.

“Reza menawarkan kepemimpinan yang telah teruji di tengah bisnis industri TI yang sangat kompetitif. Ia akan memegang peran penting dalam mendorong keberlanjutan client excellence TigerGraph di Indonesia, melayani klien terpandang seperti Perum Peruri, seiring dengan semakin banyaknya perusahaan di APAC yang memanfaatkan kemampuan native parallel graph untuk mengakselerasi transformasi digitalnya.”

Reza Pahlevi merupakan veteran bisnis di industri TI dengan pengalaman kepemimpinan di bidang penjualan selama 27 tahun di Indonesia dan Amerika Serikat. Berbekal pengalaman mendalam akan strategi dan produk, Reza Pahlevi memiliki keunggulan dalam membawa teknologi infrastruktur di segmen B2B ke dalam pengimplementasian sistem perangkat lunak tingkat internasional bagi berbagai klien perusahaan. Sebelum bergabung ke TigerGraph, Reza Pahlevi telah menjalankan peran senior di Teradata, Oracle, dan SAP.

“Indonesia tengah mengambil sikap tegas dalam menghadapi Industry 4.0, dan kami siap bergerak maju dengan kekuatan penuh untuk menyediakan solusi graph technology tingkat lanjut di level bisnis di berbagai sektor,” ujar Reza Pahlevi, Managing Director, Indonesia, TigerGraph.(BA-04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here