Generali Indonesia Catatkan Bukukan Laba Rp 263,6 Miliar

Logo Generali
Generali mencatatkan premi lebih dari Rp1,7 Triliun dengan premi lanjutan yang bertumbuh sebesar 4% (yoy). Generali juga berhasil membukukan laba setelah pajak sebesar Rp137 Miliar yang tumbuh 19% dibandingkan laba yg tercatat pada periode yang sama di tahun sebelumnya

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA  – Di tengah masa pandemi COVID-19, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) justru mencatatkan laba tertingginya selama beroperasi sejak tahun 2008.

Di tahun 2020, Generali membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp. 263,6 Milyar atau mencapai 145% dibanding tahun 2019.

Selain pencapaian laba yang signifikan, kesehatan finansial Generali dibuktikan dengan Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 475% atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum Pemerintah yakni 120%.

Pencapaian ini diperoleh berkat kepercayaan nasabah yang terus mempercayakan proteksi jiwa dan kesehatannya pada Generali.

Loyalitas nasabah pada proteksi Generali terbukti melalui pencapaian premi lanjutan yang tinggi sehingga total premi bruto mencapai lebih dari Rp. 2,3 Triliun di tahun 2020.

Meski Pajak PPnBM Didiskon Tapi Mobil Tetap Harus Diasuransi

Edy Tuhirman (CEO Generali Indonesia) mengungkapkan, kuncinya adalah terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah. Inovasi yang berbeda, solutif, dan memiliki nilai tambah itu selalu ditemukan di setiap produk dan layanan Generali.

Inovasi-inovasi dalam hal produk, proses dan layanan inilah yang terus mendukung jalur distribusi kami, baik keagenan, bancassurance maupun corporate solution,”

Selain perolehan laba yang tumbuh signifikan, Generali juga semakin kuat dengan pertumbuhan aset sehingga mencapai lebih dari Rp. 7,3 Trilliun.

Dari sisi komposisi jalur distribusi perolehan premi, jalur keagenan masih memberikan kontribusi terbesar yakni sebesar 74%.

Selain itu, perolehan premi dari jalur distribusi ini juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan   lebih dari Rp 1,6 Triliun. Ini membuktikan bahwa kondisi physical distancing bukan menjadi hambatan dalam memberikan konsultasi dan proteksi ke semakin banyak orang karena solusi digital tepat guna.

Kinerja finansial Generali di tahun 2020 juga didukung oleh optimalisasi digital, produk dan layanan inovatif serta ekspansi bisnis untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah.

Untuk mengoptimalkan unit link nasabah, fitur Robo ARMS yang sudah berjalan sejak tahun 2019 menunjukkan kinerja yang semakin baik.

Hasil investasi nasabah menjadi lebih optimal dimana hingga April 2021, 98% kinerja porsi investasi nasabah dengan RoboARMS bisa di atas IHSG bahkan diantaranya bisa mencapai 40% di atas IHSG.

Generali Berikan Manfaat Isolasi Mandiri COVID-19

Dari sisi layanan nasabah, di saat kondisi physical distancing saat pandemi, Generali semakin memperkuat aplikasi nasabah Gen iClick, dimana terdapat fitur telemedicine Dokter Leo, Klaim Online, Discharge Button yang membantu administrasi keluar dari RS lebih cepat. 

Chatbot virtual Jane juga hadir melayani nasabah selama 24 jam. Nasabah juga bisa melakukan konsultansi online dan pembelian produk unit link dan tradisional dengan iPropose. Prosesnya dapat dipastikan sangat cepat dan aman.

Komitmen dalam Pembayaran Klaim

Sebagai bukti komitmen dalam memenuhi janji kepada nasabah, sepanjang tahun 2020 Generali telah membayar klaim jiwa dan kesehatan sebesar lebih dari Rp. 648 Milyar kepada  166.000 keluarga di Indonesia.

Untuk pembayaran klaim COVID-19 sendiri sejak awal masa pandemi hingga Mei 2021 Generali telah membayarkan Rp. 121 Milyar  kepada 2.410 nasabah, baik yang meninggal dunia karena Covid maupun dirawat di rumah sakit. 

Selain itu, untuk mendukung peran pemerintah dalam mempercepat vaksinasi, Generali juga telah membuka posko Sentra Vaksinasi di gedung Generali Indonesia. Kegiatan ini telah membantu vaksinasi masyarakat rentan, seperti lansia, pelayan publik, pengemudi angkutan umum dan kini lanjut ke masyarakat umum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here