Buang Sampah Botol Plastik Dapat Point Reward Digital Money

  • Whatsapp

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – PT Plasticpay Teknologi Daurulang yang merupakan sebuah perusahaan platform digital berbasis sosial digital yang juga merupakan entitas usaha dari PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), mengajak berbagai perusahaan dan institusi di Indonesia mulai menerapkan eco green atau ekonomi hijau dalam kegiatan usaha mereka sehari-hari.

Upaya tersebut dapat dimulai dari langkah sederhana menempatkan fasilitas pengumpulan sampah botol plastik ke Mini Collection Point (MCP) yang terintegrasi dengan ekosistem Plasticpay di area lokasi kerja. MCP sebagai titik awal pengumpulan sampah botol plastik akan memberikan reward berupa Plasticpay Point tergantung pada jumlah botol plastik yang dikumpulkan melalui unit MCP.

Bacaan Lainnya

MCP Plasticpay terdiri dari dua jenis, yaitu tipe Semi Reverse Vending Machine dimana dengan menggunakan aplikasi Plasticpay, poin tersebut dapat dikonversi langsung menjadi uang elektronik seperti DANA, Gopay, OVO, LinkAja, dan INACASH. Tipe lainnya adalah MCP manual yang juga akan memberikan reward yang sama bagi Perusahaan/Institusi setelah melakukan konfirmasi jumlah botol plastik yang terkumpul.

Untuk mengajak Perusahaan semakin aktif menerapkan eco green, Plasticpay baru-baru ini berkolaborasi dengan Yayasan Berani Jaga Bumi diajak turut serta dalam pagelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 sebagai The First Green Motor Show Event di Indonesia.

Di acara tersebut, Plasticpay mengajak dan mengedukasi pengunjung serta peserta IIMS untuk mengumpulkan sampah botol plastik melalui Mini Collection Point (MCP) yang disebar disepanjang area gelaran. Selama acara berlangsung, gerakan tersebut disambut baik oleh pengunjung dan peserta, dimana mereka sudah mulai untuk menukarkan sampah botol plastik melalui berbagai MCP Plasticpay yang tersedia di lokasi pameran.

Tercatat, Plasticpay berhasil mengumpulkan sebanyak lebih dari 2.500 sampah botol plastik selama ajang IIMS yang dikumpulkan melalui 6 titik MCP. Antusiame yang tinggi juga datang dari perusahaan-perusahaan serta pihak pemerintah daerah yang tertarik dengan konsep pengumpulan sampah botol plastik yang dikembangkan oleh Plasticpay selama gelaran IIMS Hybrid 2021.

Suhendra Setiadi, selaku CEO PT Plasticpay Teknologi Daurulang yang juga merangkap sebagai Direktur INOV menjelaskan, kerja sama dengan Yayasan Berani Jaga Bumi diharapkan ajakan ke arah ekonomi hijau bisa semakin diikuti oleh banyak perusahaan dan institusi guna mengurangi sampah botol plastik melalui ekosistem Plasticpay.

“Semua sampah botol plastik yang terkumpul akan diolah oleh INOV menjadi Recycled Polyester Staple Fiber yang merupakan bahan dasar dari berbagai produk di bidang infrastruktur, manufaktur, otomotif dan selanjutnya bisa diolah untuk menjadi berbagai produk-produk rumah tangga dan peralatan sehari-hari seperti untuk baju, sepatu, tas, sajadah dan lain sebagainya bekerja sama dengan berbagai usaha, baik usaha skala kecil menengah, maupun korporasi,” katanya.

Oleh sebab itu, Plasticpay akan terus mengedukasi masyarakat pentingnya menerapkan konsep ekonomi hijau dan diharapkan perilaku tersebut juga bisa ditularkan kepada orang-orang terdekat, sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar akan pelestarian lingkungan. Selain mengajak berbagai perusahaan yang dapat membantu memenuhi Sustainable Development Goals (SDG) point 11, 12, dan 17, Plasticpay juga telah bekerja sama dengan berbagai komunitas, yayasan, dan pesantren untuk penempatan MCP Plasticpay di lingkungan mereka. Saat ini Plasticpay telah memiliki banyak MCP yang terpasang di sekitar kota dan kabupaten Tangerang, dan rencananya pada Kuartal II-2021 ini dipasang ratusan MCP di sekitar area Jabodetabek.

“Kami berharap dengan semakin banyak MCP Plasticpay yang terpasang maka akan dapat membantu Indonesia mengurangi polusi terutama dari sampah botol plastik dan gerakan circular economy di Indonesia semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas,” tutup Suhendra.(BA-04)

Pos terkait