Gak Lolos SNMPTN? Tenang, Masih Ada Peluang untuk Masuk PTN

  • Whatsapp

BISNISASIA.JAKARTA – Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 pada Senin (22/3) kemarin. Dari 595.093 orang yang diseleksi, terdapat 110.459 orang yang dinyatakan lolos SNMPTN di tahun ajaran 2020/2021.

Ada beberapa jalur untuk masuk ke PTN impian. Selain SNMPTN yang memiliki kuota penerimaan minimum sebesar 20%, siswa juga masih berkesempatan untuk masuk PTN melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memiliki kuota sebesar 40% dan seleksi mandiri sebesar 30%.

Tahun 2020, Zenius melaporkan lebih dari 15.000 penggunanya yang menyatakan lulus UTBK. Sementara itu, setelah pengumuman SNMPTN kemarin, jumlah siswa kelas 12 yang mengakses konten UTBK di platform Zenius mengalami kenaikan sebesar dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat UTBK gelombang pertama akan segera dilaksanakan dalam tiga minggu ke depan.

Syarat utama untuk mengikuti SBMPTN adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pendaftaran UTBK-SBMPTN sudah dibuka semenjak 15 Maret lalu dan akan ditutup pada 1 April nanti. Sementara UTBK Gelombang I akan digelar pada 12-18 April 2021, dan Gelombang II pada 26 April-2 Mei 2021.

Artinya, para siswa hanya punya waktu kurang dari tiga minggu atau satu bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi UTBK. Lantas, apa yang bisa dilakukan dalam kurun waktu yang singkat tersebut? Bagaimana para siswa harus mempersiapkan diri dalam waktu yang singkat ini.

Langkah pertama adalah melakukan latihan soal UTBK tahun lalu. Kenapa? Agar para siswa mengerti tingkat kesulitan soal-soal UTBK seperti apa, dan mereka bisa mengukur kesiapan diri mereka sudah sejauh mana. Setelah latihan, mereka juga disarankan untuk melihat pembahasan soal, karena banyak sekali jebakan dalam soal-soal UTBK.

Langkah selanjutnya adalah elaborasi seluruh bahan materi yang perlu dipelajari. Artinya, para siswa harus mengupas tuntas bahan materi UTBK itu sebenarnya sebanyak apa, terutama untuk Tes Potensi Skolastik (TPS). TPS bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif. Para siswa harus bisa mendalami semua konsep dan dasar teori dari semua materi TPS.

Lalu melakukan deliberate practice. Deliberate practice adalah latihan sesuatu yang siswa rasa kuang atau sulit secara berulang-ulang sampai mereka benar-benar mengerti dan bisa. Siswa harus mencari titik kelemahan mereka, lalu terus gali titik kelemahan tersebut melalui banyak latihan variasi soal tentang materi/topik tersebut.

Kemudian ikuti try out. Setelah para siswa mempelajari seluruh materi dan melakukan banyak latihan soal, mereka boleh mencoba latihan soal campuran dengan melakukan try out UTBK. Setelah hasilnya keluar, mereka juga harus mengevaluasi kelemahannya, lalu review kembali materi tersebut dan latihan variasi soal lagi sampai materi tersebut benar-benar dikuasai.

Terakhir membuat jadwal untuk seluruh poin-poin di atas. Dengan waktu singkat yang tersisa sampai UTBK, siswa harus mengalokasikan waktu kapan mereka harus melakukan latihan soal, kapan harus elaborasi bahan materi, kapan harus ikut try out, dan berapa lama waktu yang dialokasikan untuk sesi-sesi tersebut. Jangan lupa untuk menerapkan metode spaced repetition dalam metode belajar, karena proses pembelajaran yang singkat dan kuat dengan jeda yang cukup lebih efektif daripada sesi belajar yang panjang.

Tidak lolos SNMPTN bukanlah akhir dari segalanya. Masih ada cara untuk masuk PTN impian. Zenius akan terus membantu para siswa dalam belajar melalui konten berkualitas dan implementasi teknologi untuk merangkai Indonesia yang cerdas, cerah, dan asyik.(BA-04)