BAZNAS Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Bencana NTT

  • Whatsapp

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus melakukan aksi kemanusiaan kepada para korban bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur. Personel BAZNAS dengan dibantu relawan setempat mendirikan dapur umum untuk melayani para pengungsi, di Desa Lamahala Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

“BAZNAS merespons cepat untuk membantu korban dengan mendirikan layanan dapur umum. Kebutuhan dasar para korban bencana di pengungsian jadi salah satu perhatian BAZNAS. Rencananya, besok BAZNAS menambah tiga dapur umum lagi di lokasi berbeda agar dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan,” kata Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA, pada Rabu (7/4/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam melakukan aksinya di NTT, BAZNAS Tanggap Bencana membagi tim rescue menjadi beberapa tim. Hal ini ditujukan untuk memaksimalkan aksi layanan kemanusiaan di sana. Selain itu, BAZNAS terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait guna memudahkan layanan kemanusiaan di beberapa wilayah NTT.

“Tim BAZNAS Tanggap Bencana yang lain melakukan assesmen ke Desa Wewerang yang bersebelahan dengan Desa Lamahala. Di Desa Wewerang tim BAZNAS Tanggap Bencana bersama relawan yang lain dan warga setempat membangun jembatan darurat yang terputus akibat banjir bandang yang menerjang desa tersebut,” kata Noor.

Bukan hal mudah untuk mencapai tempat tersebut dalam kondisi pasca bencana saat ini. Akses dari Kupang ke lokasi terdampak paling parah seperti Malaka dan Flores Timur cukup sulit. Jika ingin ke Malaka harus menggunakan pesawat, karena akses darat yang terputus. Sementara ke Flores Timur mengalami kendala serupa, tak bisa lewat jalur laut karena gelombang tinggi yang cukup membahayakan. Banyaknya akses jalan yang terputus dan pohon tumbang jadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat BAZNAS.

“Namun hal itu tak menyurutkan langkah kami untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di NTT. Kami akan terus berupaya maksimal untuk mempercepat proses penyelamatan dan pendistribusian kebutuhan korban terdampak bencana. Kami sudah menyiapkan beberapa aksi lanjutan seperti pendistribusian kebutuhan dasar, dapur umum, layanan kesehatan, dan kegiatan bersih desa,” kata Noor.

“Saat ini, selain makanan dan air bersih, para pengungsi juga membutuhkan alas tidur, selimut, masker, dan alat perlengkapan bayi,” sambung Noor.

Noor juga berharap, berbagai pihak, termasuk swasta turut bersinergi dengan BAZNAS dalam membantu korban terdampak bencana di NTT.

“Inilah saatnya kita bergandengan tangan membantu para korban agar bisa bangkit bersama. Jelang Ramadan yang tinggal hitungan hari, BAZNAS berharap saudara-saudara kita di NTT bisa segera pulih dari bencana,” pungkas Noor.(BA-04)

Pos terkait